Berita

Wartawan Elshinta, Eddy Suroso yang menjadi korban tabrak lari/Net

Presisi

Polisi Masih Memburu Penabrak Wartawan Elshinta

MINGGU, 29 MEI 2022 | 00:16 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya bakal mengindentifikasi nomor pelat terduga penabrak yang melukai seorang wartawan Radio Elshinta bernama Eddy Suroso. 

"Plat nomor polisi milik siapa. Ini kami selidiki," kata Kepala Seksi Kecelakaan Dub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum (Subdit Bin Gakkum) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas Polda Metro Jaya), Kompol Edy kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (28/5).

Selain mengidentifikasi pelat nomor terduga pelaku yang tertinggal di lokasi kecelakaan, Edy menerangkan pihaknya akan menggali keterangan dari beberapa saksi termasuk saksi dari pihak pelapor, Eddy Suroso. 


"Kami cek TKP dan juga periksa saksi. Apakah saksi melihat dan sebagainya, penyidik akan kasih tahu ke yang bersangkutan," kata Edy.

Seperti diketahui, Eddy Suroso menjadi korban tabrak lari di kawasan Fly Over Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (26/5) dini hari.

Kecelakaan terjadi saat Eddy hendak pulang ke rumah usai Liputan di Polda Metro Jaya. Eddy saat itu mengendarai sepeda motor dari arah Fly Over Kuningan menuju ke Jalan Pancoran, Jakarta Selatan. 

"Kejadian sekitar jam 03.00 di Fly Over Kuningan. Saat itu saya sedang menyalip mobil," kata Eddy kepada wartawan di Kantor Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (26/5)

Eddy pun terjatuh dan akibat kejadian itu, Eddy mengalami luka-luka pada bagian wajah tangan dan kaki.

"Saya langsung ditolong pengguna jalan lain dan langsung dibawa ke rumah. Orang bilang saya ditabrak mobil dari belakang," kata Eddy. 

Akibat kejadian ini, Eddy telah membuat laporan di Subdit Bin Gakkum Polda Metro Jaya. Laporan tercatat dengan nomor: LP/A//33-L/V/TUK 7.2.3/2022/Dit.Lantas.


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya