Berita

Komnas HAM/Net

Politik

50 Calon Anggota Komnas HAM Lanjutkan Tahap Seleksi ke Dialog Publik

JUMAT, 27 MEI 2022 | 14:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebanyak 50 orang pendaftar calon anggota Komnas HAM RI periode 2022-2027 dinyatakan lolos seleksi untuk tes tertulis yang sudah berlangsung pada 13 Mei 2022 lalu.

Menurut Ketua Panitia Seleksi, Prof. Dr. Makarim Wibisono tes tertulis diikuti oleh 96 peserta yang telah lolos tahap seleksi administrasi. Tes tertulis sendiri dilakukan melalui aplikasi Portal Asesmen Terpadu (Poster) Kementerian Sekretariat Negara.

Lewat keterangannya yang diterima redaksi pada Jumat (27/5), sebanyak 50 calon yang lolos itu berasal dari 11 wilayah.


DKI Jakarta (16 orang), Jawa Barat (16 orang), Banten (4 orang), Jawa Tengah (3 orang), Jawa Timur (3 orang), Yogyakarta (3 orang), Riau (1 orang), Sumatera Utara (1 orang), Kalimantan Selatan (1 orang), Sulawesi Utara (1 orang), dan Nusa Tenggara Timur (1 orang).

"Dari sisi gender, terdapat 9 pendaftar perempuan dan 41 laki-laki, atau sekitar 18 persen kaum perempuan telah lolos tahapan seleksi tertulis," ujar Makarim.

Adapun latar belakang profesi calon anggota yang lolos cukup beragam, mulai dari aktivis, advokat, akademisi, jurnalis, ASN, Polri, pegawai swasta, hingga tenaga kesehatan.

Setelah lolos dari tes tertulis, mereka yang lolos akan mengikuti Dialog Publik secara tatap muka di Jakarta pada 8 hingga 9 Juni 2022.

Usai Dialog Publik, peserta selnajutnya akan mengikuti tahapan psikotes, tes kesehatan, dan wawancara.

"Bersamaan dengan proses ini, Panitia Seleksi mengharapkan partisipasi dari seluruh masyarakat Indonesia untuk memberikan masukan dan/atau informasi terkait rekam jejak para pendaftar yang lolos seleksi tes tertulis objektif dan penulisan makalah sampai dengan 25 Juli 2022," lanjut keterangan tersebut.

Masukan dapat disampaikan melalui aman https://www.komnasham.go.id/seleksi-anggota atau secara fisik ke Sekretariat Pansel di Kantor Komnas HAM.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya