Berita

Gubernur Jateng 2 Periode Ganjar Pranowo/Net

Politik

Banjir Rob dan Kemiskinan Ekstrem di Jateng Ancaman Nyata Masa Depan Pencapresan Ganjar Pranowo

KAMIS, 26 MEI 2022 | 20:58 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

RMOL. Saat ini publik nampak terhipnotis dengan sosok Ganjar Pranowo. Indikatornya, berbagai lembaga survei telah menempatkan dirinya ada di urutan teratas sebagai calon presiden di tahun 2024 mendatang.

Direktur Riset Indonesia Presidential Studies (IPS) Arman Salam mengatakan bahwa publik nampaknya belum banyak mengetahui bahwa selama menjadi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar tidak begitu memiliki prestasi kepemimpinan yang spektakuler.

Padahal kata Arman, sampai saat di Jawa Tengah masih banyak masalah yang belum terselesaikan dengan baik. Ia berpandangan, berbagai masalah itu akan berbahaya bagi masa depan pencapresan Ganjar.


"Publik juga belum tahu atau meraba apa prestasi spektakuler dari kinerja yang ditorehkan oleh seorang Ganjar Pranowo," demikian kata Arman kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (26/5).

Lebih lanjut Arman mengatakan, ada beberapa fakta masalah yang membahayakan Ganjar. Di antaranya: kemiskinan ekstrem yang meningkat tajam di Jawa Tengah hampir 400 persen dalam setahun dari angka 5 kabupaten kota meningkat menjadi 19 kabupaten kota yang masuk prioritas.

Terbaru, kata Arman adalah masalah banjir rob yang berujung tanggul jebol di pelabuhan Tanjung Mas, Semarang.

Analisa Arman, akan ada banyak informasi terkait dengan Jawa Tengah yang akan dikapitalisasi oleh lawan politiknya untuk menggerus popularitas Ganjar.

"Ganjar mesti waspada jika sampai berita berita yang berkaitan langsung dengan pelayanan yang buruk bagi masyarakat dikapitalisasi lawan politiknya," pungkas Arman.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya