Berita

Kapal Penjaga Pantai Filipina/Net

Dunia

Marcos Jr: Laut China Selatan adalah Hak Teritorial Filipina, Bukan Sekadar Klaim

KAMIS, 26 MEI 2022 | 17:50 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden terpilih Filipina, Ferdinand Marcos Jr menegaskan tidak akan membiarkan China menginjak-injak hak maritim Manila di Laut China Selatan. Tapi pada saat yang sama, ia juga menekankan tidak akan membiarkan perang terjadi.

Politisi yang dikenal dengan nama Bongbong ini mengatakan tidak akan membiarkan "satu milimeter" pun hak maritim Filipina diinjak-injak.

"Kami memiliki keputusan yang sangat penting untuk kepentingan kami, dan kami akan menggunakannya untuk terus menegaskan hak teritorial kami. Ini bukan klaim. Ini sudah menjadi hak teritorial kami," ujarnya, seperti dimuat The Star, Kamis (26/5).


China mengklaim hampir seluruh wilayah perairan Laut China Selatan, yang tumpang tindih dengan klaim dari Filipina, Brunei, Malaysia, Taiwan, dan Vietnam.

Berdasarkan keputusan Pengadilan Arbitrase Permanen pada 2016, klaim sembilan garis putus-putus Beijing di Laut China Selatan telah digugurkan karena tidak berdasar.

Selama pemerintahan Presiden Rodrigo Duterte, Filipina memupuk hubungan yang lebih hangat dengan China.

Sementara itu, Bongbong berkomitmen untuk terus menegaskan klaimnya atas Laut China Selatan dengan Beijing.

"Kami berbicara tentang China. Kami berbicara dengan China secara konsisten dengan suara yang tegas," ucapnya.

"Kita tidak bisa berperang dengan mereka. Itu hal terakhir yang kita butuhkan saat ini," imbuh dia.

Bongbong berhasil memenangkan pemilu pada 9 Mei. Ia dan putri Duterte, Sara Duterte, akan dilantik pada 30 Juni mendatang.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya