Berita

Unjuk rasa pro-Imran Khan di Islamabad, Pakistan/Net

Dunia

Unjuk Rasa Pro-Imran Khan Berujung Bentrok, Pemerintah Pakistan Kerahkan Militer ke Ibukota

KAMIS, 26 MEI 2022 | 10:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Pakistan mengerahkan pasukan tentara ke ibukota Islamabad, sementara ribuan pendukung mantan Perdana Menteri Imran Khan menggelar unjuk rasa besar-besaran.

Unjuk rasa pro-Imran Khan dilakukan di depan parlemen pada Rabu (25/5). Bentrokan kemudian pecah, dengan polisi menembakkan gas air mata dan pengunjuk rasa melempar bau.

Menteri Dalam Negeri Pakistan Rana Sanaullah pada Kamis (26/5) mengatakan, pengerahan militer dilakukan untuk melindungi gedung-gedung, seperti Mahkamah Agung, parlemen, rumah perdana menteri dan kantor kepresidenan.


Pihak berwenang juga telah memblokir semua jalan utama menjelang unjuk rasa hari Rabu, sementara Khan meminta para pendukungnya untuk menghindari blokade apapun.

Unjuk ras terjadi setelah pembunuhan seorang polisi pada Selasa (24/5) selama penggerebekan di rumah seorang pendukung utama Khan.

Pemerintah telah berusaha untuk menghentikan pawai yang direncanakan, tetapi Mahkamah Agung memberikan lampu hijau pada Rabu.

Namun, pengadilan hanya mengizinkan aksi unjuk rasa untuk berlangsung di tempat umum yang dialokasikan secara khusus. Pengadilan juga memerintahkan agar pengunjuk rasa membubarkan diri setelah pidato Khan.

Khan, yang dilengserkan dari jabatannya setelah mosi tidak percaya pada April, menyerukan protes. Khan disebut sedang mengupayakan penggulingan pemerintah saat ini dan menyerukan pemilihan umum dini.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya