Berita

Jet Rusia dan China berada di atas Laut Jepang/Reuters

Dunia

Jet China dan Rusia Berseliweran Selama KTT Quad, Jepang: Ini Provokatif

RABU, 25 MEI 2022 | 07:30 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China dan Rusia menggelar latihan militer bersama di atas Laut Jepang, Laut China Timur, dan Pasifik Barat di tengah KTT Quad yang dihadiri para pemimpin dari Amerika Serikat (AS), Australia, India, dan Jepang di Tokyo.

Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan latihan militer tersebut dilakukan pada Selasa (24/5), tepat ketika Presiden AS Joe Biden, PM Australia Anthony Albanese, PM India Narendra Modi, dan PM Jepang Fumio Kishida bertemu.

Dikutip dari The Week, Menteri Pertahana Jepang Nobuo Kishi menyebut latihan militer tersebut merupakan provokasi. Meski tidak ada pelanggaran wilayah udara yang terjadi, namun Jepang menyatakan keprihatinan besar kepada Rusia dan China.


"Kami percaya fakta bahwa tindakan ini diambil selama KTT Quad, membuatnya lebih provokatif daripada di masa lalu," kata Kishi, sembari mencatat itu adalah keempat kalinya Rusia dan China terlihat di dekat Jepang sejak November tahun lalu.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan China mengatakan, latihan tersebut merupakan patroli bersama antara Beijing dan Moskow yang berlangsung selama 13 jam. Patroli melibatkan pembom strategis Tu-95 Rusia dan Xian H-6 China.

Seorang pejabat senior AS mengatakan latihan bersama menunjukkan kedalaman keselarasan antara China dan Rusia.

"China tidak akan meninggalkan Rusia. Sebaliknya, latihan tersebut menunjukkan bahwa China siap membantu Rusia mempertahankan timurnya sementara Rusia berperang di baratnya," ujarnya.

Tindakan China dan Rusia itu terjadi sehari setelah Biden mengatakan AS akan campur tangan secara militer jika Beijing menyerang Taiwan.

Selain itu, KTT Quad sendiri memberikan pesan yang jelas terhadap China, yaitu menolak klaim sepihak Beijing atas Laut China Selatan dan Timur.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya