Berita

Sekretaris Jendral DPP PPP Arwani Thomafi/RMOL

Politik

PPP: Kriteria Capres KIB Harus Cerdas, Merakyat, dan Punya Track Record Pembangunan

SELASA, 24 MEI 2022 | 19:16 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kriteria calon presiden (Capres) 2024 yang akan diusung poros Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) diungkap Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Sekretaris Jendral DPP PPP Arwani Thomafi menjelaskan bahwa Partai Golkar, PPP, dan PAN yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu sudah memiliki kesamaan pikir untuk memberikan tiket Capres 2024 kepada sosok yang layak diusung.

"Kami secara lebih cepat mendapatkan konfirmasi kesamaan pandangan secara teknis, tentu juga strategis terkait dengan bagaimana menyiapkan tahapan di 2024 dengan PAN dan Partai Golkar," ujar Arwani dalam sebuah diskusi dibilangan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (24/5).


Arwani menyebutkan, kriteria-kriteria yang disepakati secara umum oleh Parpol di dalam Koalisi Indonesia Bersatu tidak begitu rumit.

"Kisi-kisinya harus yang cerdas, harus yang merakyat lalu ada lagi punya pengalaman track record pembangunan," paparnya.

Terlepas dari itu, Arwani memastikan PPP bersama Golkar dan juga PAN tak akan menutup diri menerima masukan dari tokoh-tokoh bangsa untuk pemenangan Capres 2024.

"Kami tidak menutup mata terima masuk-masukkan dari para tokoh di luar sebagai bahan pertimbangan. Tetapi pada intinya adalah ingin betul peta kontestasi tidak membuka ruang pembelahan di masyarakat semakin besar," tuturnya.

"Secara teori kita ingin lebih dari dua pasangan calon. Itu bagus," demikian Arwani.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya