Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Filipina Rodrigo Duterte/Net

Dunia

Enggan Disebut Mirip Putin, Duterte: Saya Membunuh Penjahat, Bukan Lansia dan Anak-anak

SELASA, 24 MEI 2022 | 16:39 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Filipina Rodrigo Duterte menolak yang membanding-bandingkan dirinya dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Meski pernah menyebut Putin sebagai idola dan temannya, namun pada Selasa (24/5), Duterte mengkritik invasi yang diluncurkan Rusia ke Ukraina karena membunuh warga sipil tidak berdosa.

"Banyak yang mengatakan bahwa Putin dan saya sama-sama pembunuh. Saya sudah lama memberi tahu Anda, orang Filipina bahwa saya benar-benar membunuh. Tapi saya membunuh penjahat, saya tidak membunuh anak-anak dan lansia," ujarnya, seperti dikutip The National.


"Kita berada di dua dunia yang berbeda," imbuhnya.

Lebih lanjut, Duterte juga menyalahkan perang di Ukraina yang sudah berlangsung selama tiga bulan karena lonjakan harga minyak global, juga turut dirasakan oleh Filipina.

Walaupun tidak secara langsung mengutuk Putin, Duterte tidak setuju dengan pelabelan invasi Rusia sebagai “operasi militer khusus". Alih-alih, Duterte mengatakan itu adalah perang skala penuh yang dilancarkan terhadap negara berdaulat.

Selama menjabat, Duterte telah memimpin operasi anti-narkoba, di mana sebagian kecil dari lebih 6.000 tersangka dibunuh tanpa proses hukum.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia menyebut angka korban yang jauh lebih tinggi dan mengatakan orang-orang yang tidak bersalah, termasuk anak-anak, ikut terbunuh oleh kampanye anti-narkoba.

Operasi anti-narkoba Duterte juga mendapatkan penyelidikan dari Pengadilan Kriminal Internasional atas kemungkinan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Duterte sendiri akan mengundurkan diri pada 30 Juni, ketika masa jabatan enam tahunnya berakhir. Sementara jabatannya akan digantikan oleh Ferdinand Marcos Jr.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya