Berita

Presiden RI, Joko Widodo, dinilai tengah menyerahkan relawan kepada Ganjar Pranowo/Net

Politik

Beri Sinyal Dukungan, Pengamat: Jokowi Sedang Serahkan Basis Relawan untuk Ganjar

SELASA, 24 MEI 2022 | 08:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dukungan secara tersirat kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang diungkapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di hadapan para relawan Pro Jokowi (Projo) sarat dengan makna politik.

Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah, Jokowi seperti sedang memberikan sinyal kepada para relawan Projo untuk melanjutkan perjuangan dengan mendukung Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024 nanti.

“Ada upaya Jokowi mengenalkan relawan kepada Ganjar Pranowo, atau sebaliknya. Sehingga inilah masa transisi penyerahan relawan dari Jokowi ke Ganjar. Meskipun secara tidak langsung,” kata Dedi Kurnia kepada Kantor Berita Politik RMOL di Jakarta, Selasa pagi (24/5).


Meskipun, kata pengamat politik jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, keterlibatan Jokowi dalam aktivitas relawan sebenarnya menurunkan wibawa Kepala Negara. Jokowi bisa dianggap tidak peka terhadap marwah ketokohannya sebagai orang nomor satu di Indonesia.

“Karena bagaimanapun Presiden tidak seharusnya memiliki relawan politik, terlebih di masa menjalankan pemerintahan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi memberikan arahan kepada relawan Projo mengenai Pilpres 2024. Ia meminta Projo untuk bersabar termasuk urusan dukungan politik pada Pilpres 2024.

“Urusan politik? Ojo kesusu sik. Jangan tergesa-gesa," ujar Jokowi dalam sambutannya di lokasi Rakernas V Projo di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu kemarin (21/5).

“Meskipun... meskipun mungkin yang kita dukung ada di sini," sambung Jokowi.

Sontak pernyataan Jokowi tersebut langsung disambut riuh peserta sambil meneriakkan nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya