Berita

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Wang Wenbin/Net

Dunia

Beijing Bereaksi atas Sumpah Biden yang Akan Kerahkan Kekuatan Militer untuk Lindungi Taiwan

SELASA, 24 MEI 2022 | 07:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Beijing dengan cepat bereaksi atas sumpah Presiden Joe Biden yang akan menggunakan kekuatan militernya jika China mengganggu Taiwan.

Dalam pernyataannya pada Senin (23/5), juru bicara Kementerian Luar Negeri Wang Wenbin memperingatkan tidak ada yang boleh meremehkan tekad China dalam mempertahankan kedaulatannya.

"China akan selalu siap membela kepentingan nasionalnya atas Taiwan," ujar Wang Wenbin, seperti dikutip dari AFP.  


Dengan kekuatan sekitar 1,4 miliar penduduknya, China akan mmebela kepentingannya. Tidak ada yang boleh meremehkan tekad yang teguh, kemauan yang teguh, dan kemampuan kuat rakyat China dalam mempertahankan kedaulatan nasional dan integritas teritorial.   

"Taiwan adalah bagian yang tidak dapat dicabut dari wilayah China. Masalah Taiwan murni urusan internal China. Pada masalah yang menyentuh kepentingan inti kedaulatan dan integritas teritorial China, China tidak memiliki ruang untuk kompromi atau konsesi,"  tegas Wang.

Biden, yang berada di Tokyo untuk bertemu sekutu regional, pada Senin (23/5) memperingatkan bahwa AS akan  membela Taiwan bahkan dengan tindakan militer jika China berusaha mengganggunya. Bahkan, upaya melindungi Taiwan "lebih kuat" dan akan menjadi peristiwa yang lebih besar dari apa yang  terjadi di Ukraina.

Berbicara pada konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida, di Tokyo, Senin (23/5) Biden menjelaskan bahwa AS melihat gagasan serangan China ke Taiwan sebagai hal yang tidak dapat diterima.

Ketika ditanya apakah AS akan terlibat langsung dalam konflik antara China dan Taiwan, termasuk melalui penggunaan kekuatan militer, Biden mengatakan "Ya". Biden bahkan menambahkan bahwa itu sudah menjadi komitmen Washington.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya