Berita

Puan Maharani, Megawati, Puan Maharani, Jokowi dan Ganjar Pranowo/RMOL

Politik

Bukan Tidak Mungkin, Ganjar dan Jokowi Bergerak Mereduksi Kekuasaan Megawati di PDIP

SENIN, 23 MEI 2022 | 17:37 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Secara politik, kehadiran Presiden Joko Widodo di acara Rakernas relawan Projo yang juga didampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bisa dimaknai sebagai langkah politik yang berseberangan dengan PDI Perjuangan.

Pandangan itu disampaikan oleh Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (23/5).

Pandangan Dedi, sikap Ganjar menghadiri acara Projo serupa dengan Presiden Joko Widodo. Yakni tidak menghormati PDIP dan Megawati.


Bahkan, Dedi memandang, ada pesan politik yang kuat Jokowi dan Ganjar sedang ingin mereduksi kekuasaan Megawati di PDI Perjuangan.

"Bukan tidak mungkin memang ada gerakan Ganjar dan Jokowi untuk sama-sama mereduksi kekuasaan Megawati," demikian kata Dedi.

Dalam beberapa bulan terakhir perbedaan antara Ganjar Pranowo dan PDI Perjuangan makin menguat. Meski di berbagai hasil survei menempatkan elektabilitas Ganjar ada di 3 besar, belum ada tanda PDIP akan mengusung orang nomor satu di Jawa Tengah itu sebagai calon presiden (Capres).

Secara terbuka, PDIP sedang bekerja keras menggenjot popularitas Ketua DPR RI Puan Maharani.

Jokowi bahkan menunjukkan sikap yang mengarahkan dukungan pada Ganjar Pranowo.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya