Berita

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar/Net

Politik

Saleh Daulay: Kalau Cak Imin Mau Jadi Capres Bikin Koalisi Sendiri Saja

SENIN, 23 MEI 2022 | 14:45 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Amanat Nasional (PAN) menyambut baik keinginan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin bergabung dengan Koalisi Indonesia Bersatu yang digawangi Golkar, PAN, dan PPP.

Ketua Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay yakin bergabungnya PKB akan membuat pemikiran, gagasan, dan ide-ide besar dalam merumuskan masa depan Indonesia semakin baik.

“Semakin banyak yang berkontribusi, maka semakin besar manfaat yang akan diperoleh,” katanya kepada wartawan di Jakarta, Senin (23/5).


Sebab, Koalisi Indonesia Beraatu ini didasarkan atas kesamaan dan keinginan bersama untuk membawa perubahan yang lebih baik. Karena itu, dasarnya adalah pokok-pokok pikiran dan gagasan dari sebanyak mungkin elemen masyarakat. Terutama tentu saja dari partai-partai politik.

Saleh menambahkan, Koalisi Indonesia Bersatu ini bersifat terbuka kepada partai politik mana pun untuk bergabung dan memberikan pandangan serta gagasan.

Bagi PAN, kata dia, tentu sangat senang jika ada pemimpin partai politik yang ingin bergabung. Itu mengisyaratkan bahwa Koalisi Indonesia Bersatu ini benar-benar diperhitungkan.

"Kalau Cak Imin mau gabung, ya kita tentu senang. Tetapi, terlalu cepat jika memberikan persyaratan khusus. Apalagi, persyaratan itu menyebutkan harus dicalonkan menjadi capres,” tuturnya.

Saleh mengurai bahwa sejauh ini Koalisi Indonesia Bersatu belum mendiskusikan masalah capres. Prosesnya saat ini adalah menghimpun gagasan dan pemikiran dari semua pihak. Termasuk melihat dan mereview perkembangan elektabilitas dan akseptabilitas calon-calon yang akan bertarung di 2024 nanti.

Jika Cak Imin ingin menjadi capres dalam Koalisi Indonesia Bersatu, maka Saleh menyarankan untuk Cak Imin membentuk poros koalisi sendiri bersama parpol yang lain. Meskipun Ketua DPP PAN ini meyakini bahwa Cak Imin hanya melemparkan jokes atau candaan semata.

"Cak Imin itu kelihatannya hanya bercanda saja. Mungkin saja PKB sudah ada kesepakatan dengan partai lain. Justru, kita juga akan senang jika Cak Imin bisa dapat tiket dari koalisi dengan partai-partai lain. Artinya, harapan kita akan muncul lebih dari 2 pasangan calon dapat terwujud,” katanya.

"Kalau Cak Imin yakin, saya kira masih terbuka lebar peluang untuk maju. Tinggal membentuk koalisi saja. Kalau membentuk yang baru, bisa bikin persyaratan sendiri,” demikian Saleh Daulay.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya