Berita

Wakil Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin/Net

Politik

Pimpinan DPD RI Desak OJK Selidiki Dugaan Konflik Kepentingan Pemegang Saham GOTO-Telkomsel

KAMIS, 19 MEI 2022 | 12:26 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dugaan kerugian negara yang diakibatkan investasi Telkomsel di perusahaan marger Gojek dan Tokopedia (GOTO) diminta DPD RI untuk diselidiki Otoritas Jasa Keuangan (OJK) .

Wakil Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin, memandang perlu penyelidikan oleh OJK terhadap dua emiten yang terkait. Sebab, dia menduga adanya indikasi transaksi material afiliasi dan benturan kepentingan para pemegang saham.

Desakan terhadap OJK untuk menyelidiki masalah ini disampaikan Sultan setelah melihat rontoknya harga saham GOTO sebesar 26,62 persen sejak pertama kali melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 11 April 2022.


"Kami hanya ingin mengingatkan Pemerintah melalui kementerian terkait untuk belajar dari kesalahan PT Asuransi Jiwasraya dan Asabri atau bahkan Century," ujar Sultan dalam keterangan tertulisnya kepada Redaksi, Kamis (19/5).

Menurut mantan Ketua Himunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bengkulu ini, setiap aksi korporasi BUMN pada emiten tertentu harus didasarkan pada pertimbangan bisnis dan dampak sosial yang luas dan bisa dipertanggungjawabkan secara akuntabel.

Karena itu, dia memandang stigma unusual market activity (UMA) kepada saham GOTO oleh BEI adalah warning bagi OJK untuk bertindak cepat dan profesional untuk menelaah dan menyelidiki listing saham GOTO yang berpotensi merugikan keuangan PT Telkom Indonesia.

Meskipun amblesnya saham GOTO diduga akibat dari saham perusahaan teknologi global yang juga tertekan dan turun, justru Sultan mengkhawatirkan muncul traumatik dari publik, karena kejahatan keuangan bermotif investasi pada korporasi masih beresiko tinggi.

"Kami ingin mengatakan bahwa potensi income bisnis selalu related dengan resiko. Dan Kami melihat ada indikasi related party transaction dalam konteks aksi korporasi Telkomsel terhadap GOTO yang notabene merupakan hasil merger dua raksasa platform digital Indonesia," tuturnya.

Bahaya konflik kepentingan, lanjut Sultan, sangat berisiko bagi setiap entitas bisnis BUMN. Sehingga, dia mendorong agar OJK bertindak sesuai UU Pasar Modal. Yaitu memulai pemeriksaan, penyelidikan dan penyidikan soal back door listing saham GOTO oleh Telkomsel yang berdampak material ke pemegang saham Telkom.

Di samping itu, Sultan juga mendorong BUMN untuk memiliki radar atau kalkulasi bisnis yang presisi dan akurat dalam mendeteksi peluang dan tantangan bisnis ke depan, agar segala potensi kerugian atau fraud dapat dicegah.

"Terutama dalam memastikan bahwa sebuah entitas bisnis yang hendak dikembangkan oleh BUMN dengan nilai investasi yang fantastis harus terbebas dari resiko conflict of interest yang seringkali merugikan keuangan negara," harapnya.

Lebih lanjut Sultan menerangkan bahwa pengelolaan keuangan BUMN yang dibebani oleh utang dan rawan dimanipulasi harus memperhatikan secara serius oleh pihak pengawasan keuangan dan penegak hukum, khususnya OJK, BPK, dan Kejaksaan Agung.

"Jangan sampai BUMN yang  profitable seperti Telkom justru dimanfaatkan sebagai sumber pembiayaan proyek yang rentan dengan konflik kepentingan bisnis," tandasnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya