Berita

Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat kunjungi Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto/RMOL

Politik

Dua Tantangan yang Harus Dihadapi Ridwan Kamil untuk Melaju pada Pilpres 2024

KAMIS, 19 MEI 2022 | 04:59 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Langkah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk masuk dalam radar pencalonan di pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2024 mendatang memiliki sejumlah tantangan. Baik untuk maju sebagai calon presiden dan juga calon wakil presiden.

Direktur Lanskap Politik Indonesia (LPI) Andi Yusran menilai bahwa tantangan pertama  Ridwan Kamil adalah tingkat keterpilihan. Di mana saat ini elektabilitas pria yang akrab disapa Emil itu masih perlu dikerek untuk bisa menyodok ke papan atas.

"Hasil survei terkini beberapa lembaga survei menunjukkan elektabilitas Ridwan masih di papan tengah," demikian kata Andi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (19/5).


Andai saja elektabilitas Emis berhasil meroket, Dosen Universitas Nasional (Unas) ini menilai ada tantangan kedua yang harus dihadapi orang nomor satu di Jawa Barat itu. Yaitu perahu politik untuk maju dikendarai menuju Pilpres 2024.

Saat maju Pilgub Jawa Barat, kata Andi, Ridwan Kamil didukung penuh oleh Partai Nasdem. Sedangkan untuk Pilpres 2024, Nasdem memiliki lebih banyak opsi. Bacaan Andi, Partai Nasdem sudah mantap mengusung Anies ke kancah Pilpres 2024.

"Selama ini, Ridwan Kamil didukung oleh Nasdem, sementara untuk Pilpres nanti, Nasdem sepertinya sudah mantap ke Anies yang memiliki elektabilitas moncer," pungkas Andi.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya