Berita

Menteri Kabinet Indonesia maju/Net

Politik

Hasan Ubaid: Menteri Gunakan Fasilitas Negara untuk Kampanye Harus Mundur

KAMIS, 19 MEI 2022 | 03:15 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Beberapa dari anggota kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo digadang-gadang akan mencalonkan diri untuk kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) di tahun 2024 mendatang.

Beberapa yang digadang maju diantara Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri BUMN, Erick Thohir, Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno.

Merespons dinamika itu, pengamat politik Universitas Brawijaya, Hasan Ubaid meminta Presiden Jokowi untuk tegas memecat menteri yang dinilai tidak fokus menjalankan kinerjanya dan sibuk melakukan pencitraan politik.


Hasan mengatakan, secara normatif seorang menteri tidak pantas menjabat kalau sampai menggunakan fasilitas negara untuk memuluskan misinya menjadi kontestan Pilpres 2024.

Secara khusus, Hasan menyoroti Menteri BUMN Erick Thohir yang akhir-akhir ini tampak masif melakukan kampanye.

Menurut hasan, jika memang berniat untuk berkampanye, meningkatkan popularitas atau elektabilitas pribadi, seharusnya tidak menggunakan apapun fasilitas atau platform negara.

"Kementerian atau BUMN tentunya termasuk termasuk wilayah negara. Lebih baik mengundurkan diri agar tidak terjadi bias posisi. Masyarakat sudah semakin cerdas melihat fenomena-fenomena seperti ini,” ujar Hasan seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJatim, Rabu (18/5).

Hasan menyarankan lebih baik menteri tersebut untuk semakin fokus pada tugas dan fungsinya.

Sikap mundur itu, kata Hasan menunjukkan kapasitas dan integritas para menteri dalam bekerja membantu presiden melayani rakyat secara optimal.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya