Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto/Net

Politik

Menko Airlangga Bersyukur Neraca Perdagangan dan Ekspor Tembus Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

RABU, 18 MEI 2022 | 16:40 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Neraca perdagangan kembali melanjutkan tren surplus pada April 2022 dengan nilai mencapai 7,56 miliar dolar AS. Angka tersebut menjadi rekor tertinggi melampaui bulan Oktober 2021 dengan nilai 5,74 miliar dolar AS.
Pencapaian tersebut kian membawa perekonomian Indonesia menjadi lebih tangguh, mengingat neraca perdagangan merupakan salah satu indikator utama meningkatkan cadangan devisa dan menjaga ketahanan sektor eksternal Indonesia.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, neraca perdagangan merupakan determinan penting dalam mendorong percepatan pemulihan ekonomi dan menjaga ketahanan sektor eksternal Indonesia.

"Kita bersyukur bahwa salah satu engine utama pertumbuhan ekonomi ini terus mengalami performa gemilang dan bahkan kembali mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa,” kata Airlangga dalam keterangan tertulisnya, Rabu (18/5).

"Kita bersyukur bahwa salah satu engine utama pertumbuhan ekonomi ini terus mengalami performa gemilang dan bahkan kembali mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa,” kata Airlangga dalam keterangan tertulisnya, Rabu (18/5).

Selain dari neraca perdagangan, kinerja positif juga ditunjukkan pada surplus ekspor sebesar 27,32 miliar dolar AS. Angka ini mampu mengungguli rekor tertinggi pada Maret 2022 yang tercatat mencapai 26,50 miliar dolar AS.

Airlangga menuturkan, kinerja surplus ekspor dipengaruhi oleh tingginya harga komoditas unggulan saat ini, seperti harga CPO sebesar 1.682,7 dolar AS/MT atau tumbuh 56,09% (yoy), batubara sebesar 302,0 dolar AS/MT atau tumbuh 238,83% (yoy), dan nikel 33.132,7 dolar AS/MT atau tumbuh 100,55% (yoy).

Selain itu, program hilirisasi dalam mendorong nilai tambah komoditas di tengah harga yang kian meningkat juga memiliki andil dalam tumbuhnya kinerja ekspor saat ini.

Hal ini dapat terlihat dari aktivitas manufaktur yang terus berada di level ekspansif dengan angka Purchasing Managers’ Index (PMI) April 2022 di level 51,9 naik dari posisi bulan sebelumnya di level 51,3.

“Selain program hilirisasi, pemerintah akan terus meningkatkan nilai ekspor Indonesia melalui berbagai upaya, salah satunya program promosi ekspor dengan peningkatan kerja sama bilateral dan multilateral. Forum G-20 juga akan dioptimalkan untuk menggali berbagai potensi kerja sama perdagangan dengan berbagai negara,” tutup Airlangga.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya