Berita

Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Ahmad Ali/Net

Politik

Ridwan Kamil Ngadep ke Airlangga, Nasdem: Enggak Apa-apa, Dia Juga Bukan Kader Nasdem

RABU, 18 MEI 2022 | 11:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Nasdem menilai pertemuan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto beberapa waktu lalu merupakan pertemuan biasa saja dan lazim bagi seorang politisi yang ingin nyapres.

“Pertemuan itu ya pertemuan yang biasa saja, juga dilakukan oleh partai-partai lain. Nasdem melihat itu sesuatu hal yang memang harus dia lakukan kalau dia punya keinginan menjadi presiden atau wakil presiden harus dia lakukan komunikasi politik dengan parpol,” kata Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Ahmad Ali, saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu di Jakarta, Rabu (18/5).

Menurut Ahmad Ali, Ridwan Kamil memang harus banyak berdiskusi dengan partai politik apabila ingin maju sebagai calon presiden. Bukan dengan Lembaga Swadaya Masyarakat atau LSM.


Nasdem, lanjut Ahmad Ali, bersikap biasa saja jika Ridwan Kamil digaet oleh Koalisi Indonesia Bersatu (Golkar, PAN, dan PPP) untuk menjadi capres pada 2024. Sebab, Ridwan Kamil juga bukan kader Nasdem dan sejak awal Nasdem mengorbitkan orang nomor satu di Jabar itu tidak memberikan syarat agar masuk Nasdem.

“Enggak apa-apa, dia (Ridwan Kamil) kan enggak ada kewajiban kepada partai Nasdem, jadi Nasdem juga tidak mempersyaratkan itu, sejak awal kita mendukung dia dan tidak pernah menjadikan dia sebagai kader Partai Nasdem,” tuturnya.

“Jadi, ketika kita dulu dukung dia, Pak Surya Paloh memang tidak pernah meminta dia untuk jadi kader Partai Nasdem,” demikian Ahmad Ali.

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil bertemu dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di rumah dinas Widya Chandra, Jakarta Selatan, pada Minggu lalu (15/5). Pertemuan itu lantas menuai spekulasi bahwa orang nomor satu di Jawa Barat itu digadang akan menjadi capres yang diusung Koalisi Indonesia Bersatu.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya