Berita

Ketua Majelis Permusyawaratan Partai (MPP) Partai Pelita Din Syamsuddin/RMOL

Politik

Tegaskan Tidak Akan Nyapres, Din Syamsuddin: Politik Bukan Sekadar Kekuasaan

SENIN, 16 MEI 2022 | 19:32 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Din Syamsuddin tegaskan pendirian Partai Pelita bukan untuk kepentingan taktis mencalonkan diri sebagai presiden di Pemilu 2024 nanti.

Hal itu ditegaskan Din yang juga Ketua Majelis Permusyawaratan Partai (MPP) Partai Pelita kepada wartawan saat jumpa pers dalam acara Rakernas I Partai Pelita di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara pada Senin (16/5).

“Saya niatkan untuk menggerakkan Partai Pelita ini bukan untuk target jadi presiden,” tegas Din.


Ditegaskan Din, dirinya tidak ada hasrat untuk menjadi presiden di tahun 2024 nanti. Ia lebih baik menjadi penasihat presiden dan menerapkan politik bukan sekadar tentang ambisi kekuasaan semata.

“Saya kira saya ini lebih tepat jadi penasehat presiden siapapun presidennya. Jadi, bukan partai ini sebagai alat untuk tujuan-tujuan seperti itu. Karena kami ingin menerapkan politik bukan untuk sekedar kekuasaan,” katanya.

Menurut Din, dengan lahirnya Partai Pelita ranah politik akan dijadikan alat perjuangan dan didukung oleh rakyat Indonesia agar generasi penerus bangsa mendapatkan kesempatan yang sama.

“Anak muda ingin menjadi anggota DPR RI, DPRD, eksekutif bupati, walikota, gubernur, yang bila perlu menteri atau presiden ini nanti kita dorong,” tuturnya.

“Tolong dicatat ungkapan saya ini. Sekarang ini dan dengan menjadikan ini tidak untuk saya berada di pribadi menjadi calon presiden ataupun wakil presiden,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya