Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Persaingan Tiga Poros Rebut Simpati Rakyat Semakin Memanas

SENIN, 16 MEI 2022 | 13:16 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pilpres 2024 mendatang diprediksi bakal muncul tiga pasang calon presiden dan wakil presiden dengan tiga poros koalisi.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, ketiga poros tersebut saat ini dinilai sama-sama kuat, sehingga berdampak makin panasnya tarik menarik dukungan dan perebutan simpati rakyat.

Tiga poros ini, menurut Saiful, muncul setelah adanya pertemuan-pertemuan antar para petinggi parpol. Jika ketiga poros tetap berlanjut hingga 2024, maka sudah dapat ditebak siapa tokoh yang akan bersaing sengit.


"Tentu dapat ditebak yang akan bersaing sengit adalah pasangan Prabowo-Puan Vs Airlangga Vs Anies Baswedan," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (16/5).

Saiful menilai, ketiganya berpeluang untuk dapat berkompetisi sangat sengit dalam Pilpres 2024 mendatang. Karena, secara kapasitas dan kapabilitas ketiganya, dapat dikatakan relatif seimbang.

"Namun tentu pada akhirnya siapakah di antara ketiganya yang akan lebih populer dan memiliki tingkat keterpilihan di masyarakat. Ketiga calon tersebut sama-sama memiliki kans yang sama, tidak ada yang lebih kuat dan lebih dominan di antara satu dengan yang lainnya," jelas Saiful.

Dengan demikian, Saiful memprediksi akan muncul perebutan simpati rakyat yang semakin memanas di antara para pasangan tersebut.

"Untuk itu tarik-menarik dukungan dan perebutan simpati rakyat makin memanas, mengingat 2024 tidak ada incumbent yang akan bertarung dalam pilpres mendatang," pungkas Saiful.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya