Berita

Mayat tentara Rusia dikumpulkan di gerbong kereta berpendingin/Net

Dunia

Benarkah Rusia Tolak Mayat Tentaranya karena Takut Jumlah Korban Tewas Terbongkar?

SENIN, 16 MEI 2022 | 09:37 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia dilaporkan telah menolak untuk mengambil mayat tentaranya yang tewas dalam pertempuran di Ukraina. Sementara ratusan mayat tentara Rusia menumpuk di dalam gerbong kereta berpendingin di Ukraina.

Kepala petugas penghubung sipil-militer Ukraina, Kolonel Volodymyr Lyamzin mengatakan beberapa ratus mayat telah dikumpulkan dari medan perang di wilayah Kyiv dan Chernihiv.

Mayat-mayat tersebut disimpan di gerbong kereta berpendingin hingga pemerintah Rusia memberikan persetujuan untuk membawa mereka.


“Pihak berwenang Ukraina sedang menangani masalah ini karena Rusia menolak untuk menerima mereka,” kata Lyamzin kepada Al Jazeera, Minggu (15/5).

Selain di sekitar Kyiv, beberapa kereta serupa dengan lebih banyak mayat tentara Rusia juga ada di wilayah Ukraina lainnya.

“Masing-masing badan bersaksi tentang kejahatan perang. Jika mereka terus menolak untuk mengambil mayat, Ukraina akan menguburkan mereka," tambahnya.

Para pejabat Ukraina sebelumnya telah menyuarakan keprihatinan tentang mayat-mayat Rusia yang tidak diklaim. Bahkan muncul spekulasi bahwa Rusia khawatir jika Ukraina memulangkan semua korban maka skala kerugian Moskow tidak bisa disembunyikan Kremlin.

Sejauh ini, Rusia belum memperbarui jumlah kematian resminya sejak akhir Maret, yaitu sekitar 1351 orang.

Tetapi pemerintah Ukraina mengklaim lebih dari 27 ribu tentara Rusia telah tewas sejak invasi dimulai pada 24 Februari.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya