Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kereta Api Kargo Belarusia Dilarang Transit di Latvia

SENIN, 16 MEI 2022 | 07:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Latvia telah menangguhkan perjanjian yang mengizinkan transportasi kereta api kargo militer dari Belarus ke negara ketiga melalui Pelabuhan Latvia.

Menurut situs berita Delfi, keputusan itu sebenarnya mulai diberlakukan sejak 10 Mei lalu, seperti yang diumumkan Kementerian Transportasi Latvia mengatakan pada Minggu (15/5).

Perjanjian antar pemerintah tentang pengangkutan barang-barang militer dengan kereta api dari Belarus ke negara ketiga menggunakan pelabuhan Latvia ditandatangani pada Januari 1994.  Saat itu, Latvia belum bergabung dengan Uni Eropa (UE).


Pernyataan Kementerian Transportasi Latvia mencatat bahwa pada tahun 2004 Latvia menjadi anggota UE dan NATO, oleh karena itu, sejak saat itu negara tersebut terikat oleh norma hukum organisasi internasional ini.

“Latvia bergabung dengan UE pada tanggal 1 Mei 2004, dan pada tanggal 29 Maret 2004 menjadi anggota NATO, oleh karena itu terikat oleh hukum norma-norma organisasi internasional ini dan perjanjian dengan Belarus tidak sesuai dengan aturan ini. Kami merevisi hubungan bilateral dengan Federasi Rusia dan Belarusia terkait dengan perang Rusia di Ukraina,” kata pernyataan itu.

Pada April lalu, pihak berwenang Latvia tidak mengizinkan sekitar 150 truk kargo dari Rusia dan Belarus untuk memasuki negara itu karena sanksi yang dikenakan oleh Uni Eropa.

Andrei Vaivers, perwakilan dari Layanan Pendapatan Negara, mencatat bahwa sebagian besar pengemudi yang ditahan di perbatasan tidak diberitahu tentang larangan tersebut.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya