Berita

Anggota DPR RI Komisi IX Putih Sari/RMOL

Politik

Dukung PDSI Dibentuk, Komisi IX DPR RI akan Bahas Revisi UU Praktik Kedokteran

SENIN, 16 MEI 2022 | 04:32 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pembentukan Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI) direspons positif oleh wakil rakyat di senayan.

Anggota DPR RI Komisi IX Putih Sari mengatakan bahwa Komisi IX akan membahas terkait revisi Undang Undang (UU) Praktik Kedokteran.

Dikatakan Putih Sari, rencana revisi itu sebagai tanggapan aspirasi revisi UU yang menguat setelah terbentuknya organisasi profesi dokter yang baru, yakni PDSI.  


Putih Sari juga mengungkapkan bahwa usulan revisi UU Praktik Kedokteran karena adanya aspirasi beberapa pihak. Isu yang santer dibicarakan adalah wadah tunggal organisasi profesi kedokteran apakah masih relevan untuk dipertahankan.

Dijelaskan Politisi Gerindra ini, wacana revisi itu muncul karena ada kekhawatiran wadah tunggal profesi bisa menjelma menjadi otoriter dan mengusung kepentingan lain.

"Terkait hal ini tentu nanti kami Komisi IX akan melihat sejauh mana aspirasi ini dan substansinya," kata Putih Sari, Minggu (15/05).

Putih Sari menjelaskan bahwa UU Praktik Kedokteran yang ada sekarang yang tertuang dalam UU 29/2004 mengatur IDI (Ikatan Dokter Indonesia) sebagai satu-satunya organisasi profesi kedokteran.

Namun demikian, Putih Sari mengatakan bahwa ada regulasi lain yang memperbolehkan untuk membentuk wadah perkumpulan yang baru.

"Untuk membentuk wadah perkumpulan siapapun diperbolehkan karena dijamin oleh Undang Undang Dasar bebas berserikat," kata Putih Sari.

Perempuan yang juga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan ini berharap apapun organisasinya dapat meningkatkan kualitas dunia kedokteran di Indonesia.

"Saya berharap munculnya PDSI dapat meningkatkan kualitas dunia kedokteran tanah air," kata Putih Sari.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya