Berita

Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono saat memberi ceramah kebangsaan pada Wisudawan Universitas Negeri Jember/Ist

Presisi

Datang ke Universitas Negeri Jember, Wakapolri Ceramah Kebangsaan pada Wisudawan

SENIN, 16 MEI 2022 | 02:55 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta, bersama jajarannya pada Sabtu (14/5) mendampingi kunjungan kerja Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono di Kabupaten Jember, Jawa Timur .

Rombongan Polda Jatim itu mendampingi Wakapolri yang memberikan ceramah Kebangsaan Wisuda Periode IV tahun ajaran 2021/2022, di Universitas Negeri Jember

Gatot Eddy Pramono memberikan ceramah kebangsaan kepada wisudawan Universitas Negeri Jember. Gatot mengatakan bahwa wisuda bukanlah purna tugas untuk berhenti belajar, tetapi harus terus belajar karena perkembangan sangatlah dinamis.


Selain itu, orang nomor 2 di Korps Bhayangkara ini menjelaskan bahwa kemajuan teknologi informasi dinamika sangat cepat. Ia pun mengajak mahasiswa untuk terus belajar.

"Faktor pendukung Indonesia maju yakni bonus demografi berupa sumber daya manusia berkualitas dan menguasai teknologi, sumber daya alam melimpah, serta wilayah yang luas," kata Gatot.

Lebih jauh dijelaskan, peran dari lulusan mahasiswa dalam memajukan Indonesia yakni membangun generasi unggul untuk Indonesia maju serta menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia dengan memandang suatu perbedaan sebagai suatu keberagaman.

Usai memberikan ceramah kebangsaan kepada wisudawan Wakapolri kegiatan dilanjutkan dengan pemberian SK guru besar Universitas Negeri Jember.

Selain itu hadir juga dalam kegiatan tersebut, Irwasum Polri Komjen Agung Budi Maryoto, Karojianstra Slog Polri Brigjen Budi Siswanto, Rektor Universitas Negeri Jember, Wakil Rektor Universitas Negeri Jember, Dekan Universitas Negeri Jember serta forkopimda Kabupaten Jember.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya