Berita

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Usai dari Korsel, Megawati Diyakini akan Cari Tokoh Antikorupsi untuk Diusung Pilpres

MINGGU, 15 MEI 2022 | 08:52 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Setelah berpulang dari acara pelantikan Presiden Korea Selatan (Korsel), Yoon Suk Yeol, Megawati Soekarnoputri diyakini akan mempertimbangkan dan memikirkan sosok antikorupsi yang akan diajukan dalam Pilpres 2024 mendatang. Sebab, Megawati akan terngiang dengan kemenangan Yoon Suk Yeol, yang merupakan tokoh antikorupsi negeri gingseng tersebut.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam yakin pelantikan Yoon Suk Yeol akan mengubah cara pandang Megawati selaku Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan bahwa di Indonesia juga sedang membutuhkan sosok antikorupsi dalam upaya merebut simpati rakyat dalam Pemilu 2024.

"Saya kira Megawati setelah pulang dari Korsel akan mempertimbangkan dan memikirkan sosok yang akan diajukan dalam pilpres 2024 yaitu tokoh yang berasal dari kalangan antikorupsi," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (15/5).


Apalagi kata Saiful, terkait undangan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam acara pendidikan Politik Cerdas Berintegritas (PCB) dengan mengundang 20 petinggi partai politik pada Rabu besok (18/5), merupakan sebuah momentum bagi partai untuk dapat menggaet tokoh yang terbukti dalam mengungkap KKN di Indonesia.

"Saya kira dengan adanya sambutan baik dari Puan dan terbukanya peluang Megawati untuk memilih sosok antikorupsi pada kesempatan 2024 mendatang, merupakan angin segar bagi sosok seperti Firli Bahuri untuk dapat disandingkan dengan siapapun kandidat yang akan diusung oleh PDIP maupun partai politik lainnya," kata Saiful.

Saiful menilai, magnet politik tokoh antikorupsi seperti Firli Bahuri yang merupakan Ketua KPK diyakini dapat mengangkat kandidat dan partai yang akan berlaga pada kesempatan Pilpres 2024 mendatang.

"Sehingga sangat mungkin undangan KPK kepada petinggi parpol menjadi seleksi awal bagi parpol kepada tokoh-tokoh yang benar-benar konsen di wilayah pemberantasan KKN di Indonesia untuk dapat diberikan kesempatan dan ruang dalam Pemilu 2024 mendatang," pungkas Saiful.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya