Berita

Presiden baru Uni Emirat Arab Syeikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan atau MBZ /Net

Dunia

Gantikan Almarhum Kakaknya, Penguasa De Facto UEA Kini Resmi Jadi Penguasa De Jure

SABTU, 14 MEI 2022 | 19:39 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Penguasa de facto Uni Emirat Arab Syeikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan terpilih sebagai presiden, sehari setelah kematian mantan pemimpin Sheikh Khalifa.

Pada Sabtu (14/5), Syeikh Mohamed atau MBZ dipilih oleh Dewan Tertinggi Federal, menjadi penguasa negara kaya minyak yang didirikan oleh ayahnya pada tahun 1971, dilaporkan oleh media negara WAM.

Pada upacara pengangkatannya, MBZ bertemu dengan anggota Dewan Tertinggi Federal UEA, yang terdiri dari penguasa tujuh emirat UEA, saat negara kaya minyak itu memasuki masa berkabung untuk kakak tirinya Sheikh Khalifa.


Kenaikannya sudah diprediksikan secara luas, meresmikan posisinya sebagai pemimpin negara Arab berpenduduk 10 juta jiwa setelah bertahun-tahun menjadi pemimpin de facto, sementara Sheikh Khalifa berada di balik layer, karena kondisi kesehatannya semakin buruk.

Di bawah arahannya yang dinilai 'sederhana', UEA telah menempatkan seorang pria di luar angkasa, mengirim penyelidikan ke Mars dan membuka reaktor nuklir pertamanya, sambil menggunakan pengaruh yang didanai minyak untuk mengembangkan kebijakan luar negeri yang lebih tegas.

Bersekutu erat dengan Arab Saudi, MBZ telah muncul sebagai pemimpin Timur Tengah yang reformed.

Sejak mundurnya kekuatan tradisional dan berkurangnya keterlibatan Amerika Serikat, MBZ menjalin hubungan dengan Israel dan bergabung dalam perang melawan militan yang didukung Iran di Yaman.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya