Berita

Ilustrasi Pemilu 2024/RMOL

Politik

Partai Garuda: Soal Capres Biarkan Jadi Urusan Parpol, Rakyat Jangan Mau Dipecah

SABTU, 14 MEI 2022 | 08:38 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Peta politik menjelang Pemilu 2024 kian memanas dengan manuver para ketua umum partai politik yang sudah mulai bersafari politik.

Terbaru, tiga pimpinan partai politik, yakni Golkar, PAN, dan PPP menggelar pertemuan untuk membentuk Koalisi Bersatu demi kepentingan pencalonan presiden 2024.

"Secara hitungan threshold, mereka sudah bisa dan memenuhi syarat untuk mengusulkan calon presiden di Pilpres 2024, asalkan mereka semua konsisten tetap bersama hingga hari H nanti," kata Wakil Ketua Umum Partai Garuda, Teddy Gusnaidi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (14/5).


Teddy menegaskan, pada dasarnya calon presiden yang disuguhkan kepada masyarakat sudah ditentukan oleh partai politik pengusung. Rakyat tidak memiliki hak untuk menentukan calon presiden, melainkan hanya punya hak memilih calon yang sudah ditentukan.

Rakyat, kata dia, bisa menentukan calon presiden yang sesuai dengan kriteria dengan jalur melalui pemilihan anggota DPR RI dari parpol yang ada.

"Hanya itu jalur satu-satunya. Jadi, rakyat jangan berantem untuk sesuatu yang bukan urusannya," sambungnya.

Oleh karenanya, ia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terlibat dalam keributan capres dan cawapres hingga saling melemparkan makian, hinaan, dan sejenisnya.

"Rakyat jangan mau terpancing dengan keributan yang bukan domainnya," tandasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya