Berita

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kemeja cokelat) dianggap sebagai Capres pemersatu semua kalangan/RMOL

Politik

Capres Jagoan Jokowi atau Prabowo Bakal Perparah Polarisasi, Airlangga Justru Bisa Rangkul Semua Kalangan

KAMIS, 12 MEI 2022 | 16:42 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sosok yang diperkirakan bakal menjadi Capres 2024 dinilai tak mampu menyelesaikan polarisasi yang sudah terjadi sejak Pemilu Serentak 2019 silam. Kecuali, satu orang ketua umum partai.

Pemerhati Intelijen Surya Fermana menilai, polarisasi atau keterbelahan yang terjadi di masyarakat akan terus berulang, jika perdebatan di seputar pemilihan presiden di Indonesia masih berkutat pada lingkaran yang sama.

"Jika tokoh-tokoh seperti Ganjar Pranowo yang digambarkan sebagai tokoh yang merepresentasikan atau banyak didukung oleh bekas pendukung Jokowi, Kemudian Prabowo yang didukung barisan FPI dan 212," ujar Surya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (12/5).


Salah satu pembuktian dari polarisasi yang makin tajam di masyarakat, ditemukan Surya pada data pengamatannya di sejumlah media sosial.

"Di Medsos masih terus terjadi polarisasi jika membicarakan tokoh-tokoh tersebut, baik polarisasi secara eksesif populisme dan penggunaan politik identitas, serta kebencian antara pendukung ketiga tokoh ini," tuturnya.

Maka dari itu, Surya melihat semenjak Pilpres 2019 berakhir polarisasi di masyarakat tetap terjadi, meski Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan pasangan Cawapresnya kala itu Sandiaga Salahuddin Uno, sudah bergabung dalam pemerintahan.

"Polarisasi yg terlalu lama dan makin tajam dapat berujung pada disintegrasi bangsa. Menjelang Pemilu 2024 diperlukan sosok yang bisa menyudahi polarisasi," imbuhnya.

Sebaliknya, dari pengamatannya di Medsos terdapat satu nama Capres yang justru sama sekali tidak memunculkan polarisasi di masyarakat, justru menjadi harapan.

"Airlangga, adalah sosok yang mampu merangkul semua kalangan apalagi Partai Golkar punya track record sebagai partai pemersatu. Untuk menyempurnakan perdamaian dan stabilitas pasangan Airlangga yang cocok adalah dari kalangan militer," ucapnya.

"Tantangan Indonesia cukup berat ke depan menyelesaikan dampak Covid 19 dan gejolak geopolitik yang makin panas," pungkas Surya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

DPR Godok Anggaran Rekrutmen KPU-Bawaslu Daerah Dilakukan Serentak

Kamis, 09 Juli 2026 | 22:23

Dari Pala Jadi Peluang, BRI Peduli Perkuat Usaha KWT Bogor Lewat Program AURA

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50

Mandatori B50 Meluncur, Indonesia Siap Perkuat Kedaulatan Energi

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50

Prabowo Prediksi Target 100 GW PLTS Bakal Dihujat Pakar

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:46

Kejagung Sebut TNI Jaga Rumah Jampidsus Sudah SOP

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:38

Prabowo: Banyak Negara Iri dan Benci, Ingin RI Kolaps

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:30

Kapal Tanker Pertamina Pride Berhasil Lintasi Selat Hormuz

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:17

Rumah Sentul Tak Masuk LHKPN, Segini Harta Jampidsus

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:13

Prabowo Siapkan Penghargaan untuk Tokoh-tokoh di Balik Kesuksesan B50

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:10

Galon PC Tak Sebabkan Gangguan Hormon, Reproduksi, dan Kanker

Kamis, 09 Juli 2026 | 20:35

Selengkapnya