Berita

Pengamat politik Jamiluddin Ritonga/RMOL

Politik

Tanggung Utang Menggunung Era Jokowi, Anies Diyakini Punya Solusi Jika Terpilih Presiden

KAMIS, 12 MEI 2022 | 13:29 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden penganti Joko Widodo di tahun 2024 mendatang akan mendapat warisan utang yang menggunung. Karena itu, tantangan presiden mendatang sangat berat.

Demikian disampaikan pengamat politik Jamiluddin Ritonga, ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (12/5).

Menurutnya, calon presiden mendatang seperti Anies Baswedan bila nantinya terpilih akan merasakan beban utang warisan Jokowi. Warisan utang itu akan menjadi kendala bagi Anies dalam melaksanakan pembangunan.


Seperti yang dikayakan Jusuf Kalla, pemerintah akan membayar bunga utang saja Rp 400 triliun per tahunnya. Belum lagi Pemerintah harus mencicil utang pokoknya.

"Itu artinya, anggaran pembangunan banyak tersedot untuk membayar bunga utang dan mencicil utang pokok. Akibatnya, anggaran untuk pembangunan menjadi berkurang, sehingga pembangunan melamban berpeluang terjadi,” ucap Jamiluddin.

Namun demikian, kata Jamiluddin,  kapasitas Anies yang mumpuni dan kreatif tentu akan dapat mengatasi persoalan tersebut. Anies akan menjalankan roda pembangunan tanpa mengikuti pola yang dijalankan Jokowi.

"Anies akan menggunakan pendekatan saintifik dalam membangun. Hal itu sudah dilakukannya saat mengatasi pandemi Covid-19 di Jakarta. Hasilnya juga cukup baik dalam mengendalikan penyebaran Covid-19, dan mendapat apresiasi dari berbagai elemen masyarakat,” ucapnya.

Menurutnya, Anies selain memang cemerlang, ia juga selalu meminta masukan pada ahlinya. Melalui cara ini, rasionalisasi pembangunan yang dilakukan lebih membumi dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Hal yang sama tampaknya akan juga dilakukan Anies dalam mengatasi warisan utang. Ia akan menggunakan pakar ekonomi untuk mencari solusi terkait hal itu,” katanya.

"Karena itu, ada optimisme pembangunan akan tetap berjalan meskipun warisan utang yang besar dari Jokowi. Anies akan punya solusi berdasarkan masukan dari pakar, sehingga ia tak terpengaruh bayangan masa lalu dari warisan Jokowi,” tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya