Berita

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko/Net

Presisi

Kasus Binomo, 12 Jam Tangan Mewah dan Uang Rp1.6 Miliar Disita Bareskrim

SELASA, 10 MEI 2022 | 22:32 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Ditipideksus) Bareskrim Polri melakukan penyitaan berupa 12 jam tangan mewah dari berbagai merek dalam kasus dugaan penipuan lewat aplikasi trading binary option platform Binomo.

Dalam kasus ini sendiri, selain Indra Kenz, Bareskrim telah menetapkan enam orang tersangka lainnya dan sudah ditahan.

"Ada 12 jam tangan mewah dengan berbagai merk," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (10/5).


Gatot merinci, 12 jam tangan mewah yang disita itu yakni Audemars Piguet 26331ST K1278 ROC, Audemars Piguet JT1203K/1223, Richard Mille RM03502738, Richard Mille RM055766, Richard Mille 011FM/20/6201, Richard Mille RM30/1407.

Kemudian ada Rolex 11650800G730Y631 Daytona YG, Rolex DW4310AD035, Rolex tipe ollister YMP muscle 2, Viceron Constantine 52005515388, AP Philips 57261A00172007752, Heuer tipe Aquaracer Calibre 7.

Tak cuma jam tangan mewah, penyidik juga menyita sejumah dokumen serta alat bukti elektronik dari para tersangka. Kemudian, kata Gatot,
dua mobil tesla dan Ferrari California serta 3 unit rumah di Sumatera Utara dan 1 unit tanah dan bangunan di Tangerang juga disita.

"Kemudian juga diamankan barang bukti uang tunai sebesar Rp1,645 miliar," kata dia.

Selain Indra Kenz, 7 tersangka yang telah ditahan dalam kasus Binomo yakni Fakar Suhartami Pratama atau Fakarich yang juga guru trading Indra Kenz, Manajer Binomo Brian Edgar Nababan (BEN), dan admin Indra, Wiki.

Selain itu, polisi juga menahan 3 tersangka lainnya, yakni Vanessa Khong selaku pacar Indra Kenz, ayah Vanessa, Rudiyanto Pei, dan adik Indra Kenz, Nathania Kesuma.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya