Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat bertemu Ketum Nasdem Surya Paloh/Net

Politik

Koalisi Nasdem-PKS-PAN Bakal Terwujud Kalau Elektabilitas Anies Konsisten Sampai 2023

SELASA, 10 MEI 2022 | 16:04 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Koalisi Nasdem, PKS dan PAN dimungkinkan bisa terjadi untuk mengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi calon presiden, namun ketiga partai tersebut juga bisa sebaliknya, tidak mendukung apalagi mengusung Anies.

Analis politik Ujang Komarudin berpendapat bahwa, koalisi itu bisa terjadi, namun itu semua tergantung pada elektabilitas Anies yang harus konsisten hingga jelang pendaftaran capres dan cawapres pada September 2023 mendatang.

"Karena Anies Oktober 2022 akan habis jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta. Artinya ada masa menganggur kurang lebih satu tahun hingga September 2023 nanti,” ucap Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (10/5).


Direktur eksekutif Indonesia Political Review ini menambahkan, jika selepas Anies meninggalkan jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta  elektabilitasnya tetap moncer, maka tidak menutup kemungkinan ketiga partai tersebut bakal mendukung Anies menjadi calon presiden.

"Namun jika di masa tak punya jabatan Anies tak bisa menaikkan elektabilitasnya ya mereka bisa beralih ke capres lain yang punya elektabilitas yang tinggi. Karena jika elektabilitasnya tinggi, potensi menangnya juga tinggi,” katanya.

Saat ini, kata Ujang, peluang Anies sangat besar jika mampu menjaga dan menaikkan elektabitalisnya.

“Akan ada partai yang mengusung dan mendukungnya. Namun jika elektabilitas nya stagnan atau turun, partai-partai akan kabur. Jadi peluang itu tergantung pada Anies sendiri dalam menjaga dan menaikkan elektabilitas nya ke depan,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya