Berita

Aktivis perempuan, Malala Yousafzai/Net

Dunia

Kecam Aturan Wajib Burqa di Afghanistan oleh Taliban, Malala Yousafzai Ajak Seluruh Perempuan Turun ke Jalan

SELASA, 10 MEI 2022 | 09:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Aktivis sekaligus peraih Nobel Perdamaian, Malala Yousafzai mengajak seluruh perempuan di dunia untuk bersatu dan membela perempuan di Afghanistan yang dikatakan haknya telah direnggut oleh Taliban.

Itu lantaran pada pekan lalu, Taliban mengeluarkan dekrit yang mewajibkan perempuan di Afghanistan menutupi wajah mereka menggunakan burqa. Mereka yang melanggar akan mendapatkan hukuman.

"Taliban ingin menghapuskan anak perempuan dan perempuan dari semua kehidupan publik di Afghanistan, menjauhkan anak perempuan dari sekolah dan perempuan dari pekerjaan, melarang mereka yang mampu bepergian tanpa anggota keluarga laki-laki, serta memaksa mereka menutupi wajah dan tubuh sepenuhnya," kata Malala di akun Twitter-nya pada Senin (9/5).


Malala kemudian mendesak para pemimpin dunia untuk mengambil tindakan kolektif untuk meminta pertanggungjawaban Taliban karena melanggar hak asasi manusia jutaan perempuan dan anak perempuan.

“Kita tidak boleh kehilangan rasa waspada terhadap wanita Afghanistan karena Taliban terus melanggar janji mereka," tegasnya.

Bahkan Malala juga mendorong agar perempuan-perempuan di seluruh dunia mengambil langkah untuk melakukan aksi protes terhadap Taliban.

"Perempuan (harus) turun ke jalan untuk memperjuangkan hak asasi dan martabat mereka, kita semua, dan terutama mereka yang berasal dari negara-negara Muslim, harus berdiri bersama mereka," pungkas Malala.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya