Berita

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky/Net

Dunia

Zelensky: Kejahatan dan Kegelapan Muncul Lagi, Tentara Rusia Meniru Kekejaman Nazi

SENIN, 09 MEI 2022 | 07:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kegelapan telah kembali ke Ukraina. Kalimat itu disampaikan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam pidatonya pada Minggu (8/5) yang penuh emosional. Ia bertekad, sekuat apa pun kejahatan dan kegelapan itu, negaranya tidak akan kalah.

Pidatonya Zelensky merujuk pada peringatan kemenangan Uni Soviet 9 Mei atas Nazi Jerman, yang di Ukraina sendiri diperingati sebagai Hari Peringatan dan Rekonsiliasi Ukraina, di mana Ukraina bertempur bersama Rusia sebagai bagian dari Uni Soviet dalam Perang Dunia II.

"Beberapa dekade setelah Perang Dunia II, kegelapan telah kembali ke Ukraina, dan telah menjadi hitam dan putih lagi," kata Zelensky dalam pidato videonya, seperti dikutip AFP.


Video itu menggabungkan penampilan Zelensky diantara bangunan-bangunan yang rusak karena serangan Rusia sepanjang invasinya sejak 24 Februari, dengan rekaman arsip Perang Dunia II.

Ia mengungkapkan, 'kejahatan' datang lagi dengan seragam yang berbeda, di bawah slogan yang berbeda, tetapi untuk tujuan yang sama.

Rusia menerapkan "rekonstruksi berdarah Nazisme" di Ukraina, menurutnya. Tentara Rusia meniru 'kekejaman Nazi' dan memberikan pembenaran atas kejahatan yang dilakukannya.

Hari Kemenangan pada tanggal 9 Mei adalah salah satu peristiwa nasional terpenting Rusia - menandai kemenangan Uni Soviet atas Nazi Jerman dalam Perang Dunia II.

Ukraina masih secara resmi memperingati Hari Kemenangan pada 9 Mei. Namun, sejak 2014 di mana negara itu telah berbelok ke Barat, Ukraina telah melembagakan peringatan itu sebagai Hari Peringatan dan Rekonsiliasi, sama seperti yang dilakukan di Prancis, Inggris, dan Amerika Serikat yang juga menandainya sebagai "Hari Kemenangan di Eropa" dan jatuh pada 8 Mei.

Zelensky kemudian mengimbau negara-negara Eropa untuk menyamakan pemboman Nazi di kota-kota mereka dengan invasi Rusia yang terjadi saat ini, yang menghancurkan kota-kota di Ukraina.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Penegakan Hukum Sengketa Perubahan Legalitas Soksi Tak Boleh Tebang Pilih

Senin, 18 Mei 2026 | 00:23

MUI Lega Sidang Isbat Iduladha Tak Munculkan Perbedaan

Senin, 18 Mei 2026 | 00:04

Rombongan Trump Buang Semua Barang China, Pengamat: Perang Intelijen Masuk Level Paranoia Strategis

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:34

GEM Kembangkan Ekosistem Industri Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:13

Data Besar, Nasib Berceceran

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:00

Bobotoh Penuhi Jalanan Kota Bandung, Otw Hattrick Juara!

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:40

Relawan: Maksud Prabowo Soal Warga Desa Tak Pakai Dolar Baik

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:12

Bagaimana Nasib Jakarta Setelah Putusan MK?

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:44

Teguh Santosa: Indonesia Tidak Bisa Berharap pada Kebaikan Negara Lain

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:00

BNI: Kemenangan Leo-Daniel Hadiah Istimewa untuk Rakyat Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 | 20:41

Selengkapnya