Berita

Ridwan Kamil dan Anies Baswedan dalam satu kesempatan pertemuan/Net

Nusantara

Syarikat Islam Jabar Ingin Duetkan Ridwan Kamil dan Anies Baswedan di Pilpres 2024

SENIN, 09 MEI 2022 | 01:31 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dukungan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 kembali mengalir. Kali ini, dukungan itu datang dari Syarikat Islam Jawa Barat.

Ridwan Kamil dinilai sebagai tokoh muda yang konsisten memperjuangkan sistem dan nilai Islam, Pancasila dan UUD 1945. Mantan Walikota Bandung itu dipandang memiliki kapasitas sebagai pemimpin muda yang dibutuhkan Indonesia di situasi sekarang ini.

Ketua DPW SI Jabar KH Nandang Koswara menilai, Ridwan Kamil sudah menunjukan komitmen dan kebijakan yang memberikan berpihakan masyarakat adil dan makmur dan ekonomi masyarakat bingkai Islam, serta menjaga kelompok minoritas.


"Tentu visi misi Pak Emil (Ridwan Kamil) didukung walau masih dini. Tapi kita tetap memberikan dukungan melalui proses yang akan berjalan ke depan," kata Nandang usai silaturahmi DPW SI Jabar di Bandung, Minggu (8/5).

Bahkan, kata Nandang, agar bisa memenangkan Pilpres 2024 pihaknya berharap Ridwan Kamil bisa berduet dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Jika Anies Baswedan berduet dengan Ridwan Kamil, kalau perhitungan manusia pasti menang. Mohon maaaf agak vulgar tapi kita tidak basa-basi dalam hal itu," ujarnya.

Menurutnya, kedua tokoh tersebut merupakan angkatan muda yang memiliki komitmen keberpihakan pada rakyat. Nandang juga mengakui harapan ini datang dari jamaah dakwah-dakwah yang sering digelar SI.

"Anies dan Ridwan Kamil duet. Memang saat ini serba memungkinkan dengan siapapun. Tapi Syarikat Islam berharap, dari dakwah-dakwah kelompok kecil, kita berharap ada manuver ke arah situ (duet Anies-Ridwan Kamil). Tidak menjadi boneka oligarki. Kita ingin (pilihan) rakyat murni," terangnya seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJabar.

Pada sisi lain, Nandang menegaskan, sebagai organisasi dagang Islam tetap berpegang pada regulasi Dewan SI Pusat untuk fokus mengedepankan dakwah ekonomi.

Namun tidak menutup pintu bagi para kadernya untuk berpolitik, misal  mengizinkan Sekretaris DPW SI Jabar untuk bergabung dalam Gerakan Nasional Indonesia Juara (GNIJ) yang menjadi motor relawan pendukung Ridwan Kamil.

"GNIJ kami sangat mengapresiasi. Karena kondisi negara Kesatuan Republik Indonesia membutuhkan anak cerdas untuk memimpin negeri ini. Kita prihatin kondisi saat ini. Negara membutuhkan suplemen," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya