Berita

Haji Mohd Nasir bin Yusoff (kemeja batik cokelat) berfoto bersama Asro Kamal Rokan (kemeja kotak-kotak)/Ist

Publika

Kabar Duka dari Malaysia: Pergilah Sahabat...

MINGGU, 08 MEI 2022 | 16:26 WIB | OLEH: ASRO KAMAL ROKAN

INNA LILLAHI wa inna ilaihi raji'un. Telah berpulang sahabat baik, Haji Mohd Nasir bin Yusoff, wartawan senior Kantor Berita Bernama, Malaysia, Ahad pagi (8/5). Nasir wafat dalam usia 63 tahun.

Kabar duka saya terima dari Sabaruddin Ahmad, sahabat dekat Allahyarham, yang juga mantan wartawan Radio Televisi Malaysia (RTM). Sabaruddin menelepon saya dengan suara tersendat, menahan tangis. Suara saya pun tersendat. Air merebak di sudut mata. Satu lagi sahabat baik pergi, selamanya.

Menurut informasi yang diperoleh Sabaruddin dari anak lelaki Allahyarham, Nasir Yusoff wafat setiba di bandar udara KLIA 2 dari Miri, Serawak, pukul 05.48. Jenazah dibawa ke Rumah Sakit Serdang, Selangor.


Nasir bersama keluarganya di Serawak, kampung istrinya, dalam silaturahim Idul Fitri. Rencananya, jenazah Nasir akan dikebumikan di Tanah Perkuburan Sungai Kantan, Kajang.

Sungguh, kabar duka ini mengejutkan saya. Dua hari lalu, kami saling menanyakan kabar melalui Whatsapp. Dia tertarik dengan konten youtube saya tentang The Highland Park Bogor.

“Saya berkeinginan datang dan menginap di sana bersama keluarga, sambil minum kopi dan menikmati kabut, serta udara dingin Bogor. InsyaaAllah setelah Covid-19 benar-benar berakhir,” tulisnya.
Itulah komunikasi terakhir kami. Tidak ada tanda-tanda, tidak ada sakit dan keluhan. Kematian selalu sekali, datang tiba-tiba, tanpa memberi tahu, saat duduk atau berdiri, saat menangis atau gembira. Pergilah sahabat, kami mengikhlaskan dengan semua kebaikan semasa hidup.

Saya mengenal Nasir sejak 2005. Saat itu, Nasir menemui saya di lantai 19 Wisma Antara, Jakarta Pusat, wewancarai saya sebagai Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi LKBN Antara, tentang hubungan kedua negara dan kerja sama LKBN Antara dengan Kantor Berita Bernama Malaysia. Nasir saat itu wartawan dan Kepala Biro Bernama di Indonesia, berkantor di LKBN Antara.

Tutur katanya ramah. Logatnya lebih mirip Indonesia. Nasir sudah lama di Jakarta, sebelum kembali ke Bernama di Kuala Lumpur, bahkan anaknya lahir di Jakarta.

“Anak-anak saya terbiasa menggunakan bahasa gaya Jakarta, dong dan deh. Jika di Malaysia, mereka mengatakan mudik ke Jakarta,” kata Nasir suatu ketika dengan tawa berderai.

Nasir sering sekali terlihat gembira, juga rajin mengirim foto-foto makanan melalui WhatsApp Group. Terakhir, Kamis (5/5), empat hari sebelum wafat, dari hotel Miri Sarawak tempatnya menginap, Nasir mengirim foto sop kambing muda, dengan pengantar,” Specialty sarapan di Hotel Miri, hari ini ..”

Hubungan Kedua Negara

Usai wawancara, kami pun membahas hubungan kedua negara serumpun, akar budaya yang sama. Bercerita tentang penyanyi dan pelakon terkemuka P. Ramlee, Amat Djais, Saloma, Siti Nurhalizah, Ismail Marzuki, D'Lloyd, Ratno Timoer, Sophan Sophiaan, juga Amy Search. Kami cepat akrab. Pada 70-an, film-film Indonesia populer di Malaysia. Begitu juga film-film P. Ramlee pada masa sebelumnya, populer di Indonesia.

Beberapa bulan setelah itu, saya membuka kembali Biro LKBN Antara di Kuala Lumpur, berkantor di Bernama.

Kami berpikir, hubungan kedua negara ini perlu diperkuat melalui pemberitaan. Kami melakukan berbagai pertemuan di Jakarta dan Kuala Lumpur. Dari sinilah, selain pertemuan dengan wartawan senior Malaysia dan Indonesia, lahir Ikatan Setiakawan Wartawan Malaysia-Indonesia (ISWAMI).

Nasir Yusoff sangat aktif memperkuat hubungan kedua negara, yang terkadang diwarnai riak-riak. Setiap timbul riak, kami saling bertukar informasi dan mencari jalan untuk ikut meredakannya.

Nasir selalu hadir dalam Hari Pers Nasional (HPN) bersama sejumlah wartawan senior Malaysia, kecuali karena Covid-19. Terakhir Nasir, yang rajin mengirim foto-foto makanan yang menggiurkan di whatsapp group hadir HPN 2019 di Surabaya.

Nasir pergi tiga pekan sebelum Hari Wartawan Malaysia (Hawana) di Malaka, 28 Mei 2022. Ia salah seorang tokoh wartawan yang ikut menggagas lahirnya Hawana l/2018.

Saya berharap, pada Hawana di Malaka nanti, Nasir diberi penghargaan sebagai tokoh wartawan yang berjasa mempererat hubungan kedua negara.

Pergilah sahabat. Kematian itu pasti, seperti perjalanan yang berhenti ketika waktu tiba. Kami akan merindukanmu, mengenang kebaikanmu, sampai saat waktu kami pun tiba.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya