Berita

Pemimpin Chechnya, Ramzan Kadyrov/Net

Dunia

Ramzan Kadyrov: Pasukan Chechnya Kuasai Kota Popasna Ukraina

MINGGU, 08 MEI 2022 | 11:39 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kota Popasna di wilayah Luhansk, Ukraina bagian timur diklaim telah jatuh ke tangan pasukan Chechnya di bawah pimpinan Ramzan Kadyrov.

Lewat unggahan di Telegram pada Minggu (8/5), Kadyrov mengatakan tentaranya telah menguasai sebagian besar Kota Popasna.

“Pejuang pasukan khusus Chechnya telah menguasai sebagian besar Popasna. Jalan-jalan utama dan distrik pusat kota telah sepenuhnya dibersihkan," kata Kadyrov, yang sering menggambarkan dirinya sebagai “prajurit kaki” Presiden Rusia Vladimir Putin.


Diberitakan Al Jazeera, sejauh ini belum ada tanggaoan dari Ukraina perihal klaim tersebut.

Tetapi seorang penasihat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Oleksiy Arestovych, mengatakan pertempuran sengit untuk kota itu terus berlanjut.

“Pertempuran untuk Popasna sedang berlangsung,” kata Arestovych dalam sebuah video di media sosial.

“Para propagandis Rusia dengan gembira melaporkan bahwa mereka telah merebut (Popasna), tetapi ini tidak seperti itu. Ini hanya klaim 'mengklaim Popasna' ke-117 pada minggu ini," tambahnya.

Rusia meluncurkan apa yang mereka sebut sebagai operasi militer khusus ke Ukraina pada 24 Februari. Hal ini membuat jutaan warga Ukraina mengungsi, banyak di antaranya mencari suaka ke negara lain.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya