Berita

Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto/Net

Politik

Jokowi Suguhi Prabowo Opor Ayam, Ray Rangkuti: Dalam Pertemuan Terbatas, Wajar Dilakukan

RABU, 04 MEI 2022 | 14:08 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dilakukan dengan pertemuan terbatas, suguhan makanan opor ayam oleh Presiden Joko Widodo kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat halalbihalal lebaran dianggap wajar.

Hal itu disampaikan oleh pendiri dan aktivis Lingkar Madani, Ray Rangkuti yang menilai bahwa imbauan dari Presiden Jokowi agar tidak melakukan makan dan minum saat halalbihalal lebaran diperuntukkan pada saat acara-acara besar yang melibatkan puluhan orang.

Karena kata Ray, dalam satu pertemuan yang sulit untuk memastikan seluruh prosedur pencegahan Covid-19 terlaksana, maka diberikan imbauan agar tidak makan atau minum ala yang lazim dilakukan selama ini, berupa cara prasmanan agar dihindari.


"Tapi jika pertemuan yang hanya melibatkan keluarga terdekat dengan jumlah yang sangat terbatas, tentu saja imbauan tersebut tidak harus dilaksanakan. Seperti yang dilakukan oleh Jokowi dan Prabowo," ujar Ray kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (4/5).

Pertemuan antara Presiden Jokowi dengan Prabowo di hari pertama Idulfitri 1443 Hijriah kemarin kata Ray, dilakukan dengan peserta yang sangat terbatas.

"Peserta pertemuan yang sangat terbatas, maka makan dan minum dapat dilakukan secara wajar," kata Ray.

Sehingga menurut Ray, imbauan pemerintah tersebut sudah tepat. Karena, makan dan minum ala prasmanan masih bisa diganti dengan menyediakannya dalam bentuk makanan terbungkus.

"Kita semua sudah sepatutnya ikut terlibat aktif memastikan covid ini makin dapat dikendalikan," pungkas Ray.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya