Berita

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto/Net

Politik

Prabowo Harus Pilih, Mau Gerbong Megawati atau Jokowi?

SELASA, 03 MEI 2022 | 20:48 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto disarankan untuk lebih condong kepada Ketum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri jika pada akhirnya berpasangan dengan Puan Maharani. Hal itu bertujuan agar menjadi pasangan yang benar-benar matang hadapi Pilpres 2024.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, menghadapnya Prabowo kepada Presiden Joko Widodo sebelum bertemu dengan Megawati pada saat Idulfitri kemarin menunjukkan bahwa Prabowo ingin diterima baik oleh gerbong keduanya.

"Meskipun demikian publik menilai pertemuan tersebut bisa jadi merupakan salah satu bentuk permainan dua kaki Prabowo, di mana di satu sisi cocok dengan Jokowi, juga ingin diterima oleh Megawati," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (3/5).


Hal tersebut kata Saiful, dianggap sah-sah saja, akan tetapi pada akhirnya Prabowo harus memilih, apakah lebih condong kepada gerbong Megawati atau ke Jokowi.

"Kalkulasinya tentu yang lebih menguntungkan bagi Prabowo, kalau Prabowo pada akhirnya disandingkan dengan Puan, maka tentu lebih strategis mendekat dengan Megawati," katanya.

"Namun tentu dengan konsekuensi bisa jadi harus renggang dengan Jokowi yang tidak menutup kemungkinan justru mendukung pasangan lainnya," pungkas Saiful.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya