Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Sinyalkan Bakal Tambah Dermaga di Pelabuhan Merak dan Bakaehuni Atasi Antrean Kendaraan

SELASA, 03 MEI 2022 | 15:35 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Presiden Joko Widodo memberikan sinyal akan adanya penambahan dermaga kapal di wilayah Pelabuhan Merak, Banten. Hal ini menyusul adanya antrean kendaraan pemudik yang hendak menyeberang dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni pada akhir pekan kemarin

Dikatakan Presiden Jokowi, arus mudik memang berjalan lancar. Walaupun, ada sedikit kendala di lapangan seperti antrean di Pelabuhan Merak dan Bakauheni.

"Akan tetapi kita tahu penyebabnya yaitu volume kendaraan yang tidak sebanding dengan kapasitas dermaga. Kapalnya sudah ditambah, dari 30-an menjadi 50-an, tetapi juga belum cukup. Saya kira dermaganya masih harus ditambah," tulis Jokowi dari laman Instagram pribadinya @jokowi dikutip pada Selasa (3/5).


Meski memberi sinyal adanya penambahan dermaga, Jokowi mengakui bahwa mudik Lebaran di tahun ini telah diikuti lebih dari 80 juta warga.

"Mudik Lebaran tahun ini diikuti begitu banyak orang. Setidaknya 85,5 juta orang, 23 juta mobil, dan 17 juta sepeda motor melakukan perjalanan mudik Lebaran tahun ini. Banyak sekali," katanya.

Jokowi pun mengimbau kepada warga yang hendak kembali ke rumah usai mudik lebaran agar berangkat lebih awal dan menghindari akhir pekan, Jumat hingga Minggu.

"Karena itulah, saya mengimbau masyarakat yang mudik agar perjalanan kembali dari kampung halaman dilakukan lebih awal. Jangan bersamaan pada Sabtu atau Minggu untuk menghindari kemacetan di jalan tol, jalan nasional, maupun Pelabuhan di Merak-Bakauheni," imbau Jokowi.

Seperti diketahui, antrean kendaraan pemudik menuju Pelabuhan Merak di exit Tol Merak terjadi sepanjang 8 kilometer pada Sabtu (30/4) pukul 11.00 WIB.

Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Shinto Silitonga menyebut, jumlah kendaraan maupun penumpang yang menyeberang melalui Pelabuhan Merak mengalami peningkatan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya