Berita

Presiden Jokowi (kanan) saat silaturahim ke Sri Sultan Hamengkubuwono ke X/Repro

Politik

Orang Pertama Ditemui Jokowi saat Lebaran, Sri Sultan Hamengkubuwono X: Kami Tidak Bahas Politik

SENIN, 02 MEI 2022 | 20:14 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Silaturahmi Presiden Joko Widodo di momentum Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriyah pertama kali mengunjungi Kesultanan Ngayogyakarta untuk bertemu Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Jokowi menerangkan, Sri Sultan Hamengkubuwono X menjadi orang pertama yang ditemui setelah melaksanakan Sholat Idulfitri di Gedung Agung, Istana Kepresidenan Yogyakarta, Senin (2/5).

"Karena saya Idulfitri saat ini berada di Yogya, tentu yang pertama kali kami kunjungi (untuk) silaturahmi dan ucapkan selamat hari raya (Idulfitri) mohon maaf lahir dan batin kepada Bapak Sultan, abdi dalem, beserta Ibu Ratu dan semua keluarganya," ujar Jokowi dalam jumpa pers usai pertemuan yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden.


Dalam kesempatan yang sama, Sri Sultan Hamengkubuwono X mengungkap materi pembicaraannya bersama Jokowi dalam silaturahmi tersebut. Katanya, hal-hal yang dibicarakan lebih kepada persoalan arus keluar masuk orang ke Yogyakarta di masa mudik tahun ini.

"Bagi saya kita silaturahmi. Tidak ada hal-hal yang dibicarakan yang urgen maupun yang penting, politik, ekonomi, enggak. Silaturahmi," kata Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Disampaikan Sri Sultan Hamengkubuwono X, Jokowi dalam pertemuan tersebut berharap Pemerintahan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bisa mengatur kepadatan orang yang ada di tengah kota.

"Kepastian untuk stay di Yogya itu sulit. Itu yang akhirnya kita ingin mencoba mengatasi itu. Tapi kalau Malioboro itu memang sulit, crowded di sana," paparnya.

"Karena, masyarakat Yogya pun kalau keluar tidak lewat Malioboro juga enggak mau. Apalagi pendatang. Ini kan psikologis, sulit untuk kita atasi," demikian Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya