Berita

Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba/Net

Dunia

Ukraina Berharap China Jadi Penjamin Keamanan, Desak Rusia Mulai Gencatan Senjata

MINGGU, 01 MEI 2022 | 14:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Ukraina mengaku tengah meninjau kemungkinan untuk mendapatkan jaminan keamanan dari Dewan Keamanan PBB, khususnya China.

Berbicara dalam sebuah wawancara yang dikutip ANI News pada Minggu (1/5), Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba mengatakan, Memorandum Budapest telah gagal menjamin keamanan bagi Kyiv.

Menurut Kuleba, keamanan di Eropa akan meningkat ketika Rusia menarik pasukannya dari Ukraina.


Dalam hal ini, Kuleba mengaku sedang menjajaki kemungkinan memperoleh jaminan keamanan dari anggota tetap DK PBB dan kekuatan besar lainnya, termasuk China, dan menawarkan Beijing untuk menjadi salah satu penjamin keamanan Ukraina.

Kuleba juga berharap China dapat meminta Rusia untuk memulai gencatan senjata di Ukraina dan menghindari eskalasi situasi.

Rusia meluncurkan apa yang mereka sebut sebagai operasi militer khusus di Ukraina pada 24 Februari. Presiden Vladimir Putin mengatakan, tujuan operasi tersebut untuk melindungi orang-orang di Ukraina timur, yang telah menjadi sasaran pelecehan dan genosida oleh rezim Kyiv selama delapan tahun.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya