Berita

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Pro. Abdul Mu'ti/Net

Politik

Meningkat Pesat, Muhammadiyah Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan dan Sopan Berlalu Lintas

MINGGU, 01 MEI 2022 | 14:27 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengimbau para pemudik mengedepankan kesantunan dalam berlalu lintas. Selain itu, Muhammadiyah juga meminta para pemudik mengutamakan keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti, mengatakan bahwa niat utama mudik adalah untuk berhariraya bersama keluarga di kampung halaman. Atas dasar itu, Muti mengimbau semua pemudik hendaknya berusaha menjaga keselamatan dan kesehatan selama perjalanan mudik.

Pria yang menyandang gelar Gurubesar dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta tersebut mengungkapkan, para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi baik mobil atau sepeda motor seharusnya memastikan kendaraan laik jalan.


"Sudah seharusnya semua pengguna jalan, khususnya pemudik, mematuhi peraturan lalu lintas, termasuk batas kecepatan," demikian nasihat Prof Mu'ti, Minggu (1/5).

Imbauan tersebut disampaikan mengingat pemudik tahun ini begitu besar jumlahnya setelah dua tahun sebelumnya ada larangan mudik akibat pandemi Covid-19.

Antusias pemudik tidak hanya terlihat dari kepadatan arus lalu lintas di wilayah Jawa, tetapi juga ke arah Pulau Sumatera.

Fakta itu diindikasikan dengan pesatnya peningkatan kendaraan yang melalui Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Meski ada peningkatan pengendara, JTTS memang relatif tidak padat dibandingkan jalan tol di wilayah Jawa. Namun, jangan sampai hal tersebut membuat pemudik terlena dan mengabaikan rambu atau batas kecepatan.

Jalan Tol Trans Sumatra memang menjadi primadona baru para pemudik, terutama jalur Lampung via gerbang tol Kotabaru dan jalur Palembang via gerbang tol Kayu Agung Utama.

Jalan Tol Trans Sumatra mulai dibangun pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo. Fasilitas ini sudah rampung sebanyak 10 ruas dan beroperasi sepanjang 692 km ditambah dua ruas yang beroperasi khusus sepanjang 48,6 km.

Terdiri dari ruas Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140 km, ruas Terbanggi Besar - Kayu Agung sepanjang 189 km, Kayu Agung - Palembang - Betung 38 km, Belawan - Medan - Tanjung Morawa 43 km, Medan - Binjai - Stabat 30 km, Medan - Kualanamu - Tebing Tinggi 62 km, Palembang - Indralaya 22 km, Sigli - Banda Aceh Seksi 2, 3 dan 4 sepanjang 36 km dan ruas Pekanbaru - Dumai sepanjang 132 km.

Sementara itu ruas tambahan yakni Pekanbaru - Pangkalan seksi Pekanbaru - Bangkinang sepanjang 31 km, dan ruas Lubuk Linggau - Curup - Bengkulu seksi Bengkulu - Taba Penanjung sepanjang 17,6 km. Dua ruas tersebut khusus untuk kendaraan kecil atau golongan I.

Pemerintah menargetkan pembangunan JTTS secara keseluruhan akan membentang dari Lampung hingga Aceh sepanjang  2.987 Km. Jalur ini terdiri dari koridor utama sepanjang 2.069 km dan koridor pendukung atau disebut sirip, yang ditargetkan akan beroperasi sepenuhnya tahun 2024 mendatang.

Sementara itu, dua tahun masyarakat tidak bisa mudik karena pandemi, pada tahun 2022 ini, sebanyak 1.611.935 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-10 hingga H-2 Hari Raya Idulfitri 1443 H atau periode 22 hingga 30 April 2022.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya