Berita

Evakuasi warga Ukraina/Net

Dunia

Walikota Mariupol: Rusia Membunuh Dua Kali Lipat Lebih Banyak daripada Nazi di Jerman

MINGGU, 01 MEI 2022 | 09:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Memasuki pekan ke-11 sejak invasi dimulai Rusia telah membunuh lebih banyak korban di Mariupol daripada Nazi di Jerman.

Walikota Mariupol Vadym Boychenko mengatakan jumlah korban warga sipil yang tewas di kota tersbeut bertambah dua kali lipat daripada korban Nazi Jerman selama Perang Dunia II.

"Dalam dua tahun, Nazi membunuh 10 ribu warga sipil di Mariupol. Dan penjajah Rusia dalam dua bulan, lebih dari 20 ribu Mariupol. Lebih dari 40 ribu orang dideportasi secara paksa," kata Boychenko, seperti dikutip Newsweek, Minggu (1/5).


"Ini adalah salah satu genosida terburuk terhadap warga sipil dalam sejarah modern. Tentara Rusia dengan sengaja dan kejam menghancurkan kota kami dan penduduknya," tambahnya.

Hingga saat ini, belum ada jumlah akurat warga sipil yang tewas di Mariupol. Dewan kota pertama kali mengatakan bahwa 10 ribu telah tewas, tetapi sekarang mengatakan setidaknya 20 ribu telah tewas.

Mariupol yang merupakan pelabuhan strategis di sepanjang Laut Azov telah hancur lebih. Pada 21 April lalu, Rusia mengklaim sudah mengambil alih Mariupol, ketika masih banyak orang Ukraina berlindung di kompleks pabrik baja Azovstal.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai untuk Bangun Ekonomi

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16

7 Cara Mencegah ISPA saat Musim Kemarau

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:10

ITDC Buka Suara soal Laporan Dugaan Korupsi PPK Mandalika ke KPK

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:07

Nadiem Apresiasi Mahasiswa yang Turun ke Jalan

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:04

Usulan Penderita TB Jadi Penerima MBG Harus Dikaji Matang

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01

Kemenkeu Belum Berminat Miliki Saham BEI

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:59

Tiga Pejabat Bea Cukai Segera Diadili Gegara Terima Suap dan Gratifikasi Rp71 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:53

Update Harga iPhone Terbaru di Indonesia 22 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49

Kuasa Hukum Sulaiman Minta Komnas HAM Awasi Dugaan Kriminalisasi

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:45

Joko Anwar Umumkan Pengabdi Setan 3 Akan Tayang 2027

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:32

Selengkapnya