Berita

Aparat berjaga di Masjid Khalifa Sahib setelah ledakan pada Jumat 29 April 2022/Net

Dunia

Sedang Zikir, Puluhan Jamaah Shalat Jumat Tewas Terkena Ledakan Bom Bunuh Diri di Kabul

SABTU, 30 APRIL 2022 | 10:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sedikitnya 50 orang jamaah shalat Jumat tewas dalam sebuah ledakan bom bunuh diri yang terjadi di sebuah masjid di Ibu Kota Kabul, Afghanistan pada Jumat (29/4) waktu setempat.

Insiden terbaru yang mengorbankan warga sipil selama Ramadhan itu dikonfirmasi langsung oleh Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan Besmullah Habib.

"Ledakan itu menghantam Masjid Khalifa Sahib di barat ibukota pada sore hari," kata Besmullah, yang mengatakan pejabat itu mengkonfirmasi jumlah korban tewas adalah 10 orang, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (30/4).


Serangan itu terjadi saat jamaah di masjid Sunni berkumpul setelah shalat Jumat untuk sebuah jemaah yang dikenal sebagai Zikr - zikir yang dilakukan oleh beberapa Muslim tetapi dipandang sesat oleh beberapa kelompok Sunni garis keras.

Sayed Fazil Agha, kepala masjid, mengatakan seseorang yang mereka yakini sebagai pelaku bom bunuh diri bergabung dengan mereka dalam upacara tersebut dan meledakkan bahan peledak.

"Asap hitam membumbung dan menyebar ke mana-mana, mayat ada di mana-mana," katanya kepada Reuters, seraya menambahkan bahwa keponakannya termasuk di antara yang tewas.

"Saya sendiri selamat, tetapi kehilangan orang yang saya cintai," katanya.

Sebuah sumber kesehatan mengatakan rumah sakit telah menerima 66 mayat dan 78 orang terluka sejauh ini.

Misi Amerika Serikat dan PBB ke Afghanistan mengutuk serangan itu, dengan yang terakhir mengatakan itu adalah bagian dari peningkatan kekerasan dalam beberapa pekan terakhir yang menargetkan minoritas dan menambahkan bahwa setidaknya dua anggota staf PBB dan keluarga mereka berada di masjid di waktu serangan.

"Tidak ada kata-kata yang cukup kuat untuk mengutuk tindakan tercela ini," kata Mette Knudsen, wakil khusus Sekjen PBB untuk Afghanistan.

Seorang juru bicara Taliban yang berkuasa, Zabihullah Mujahid, mengeluarkan pernyataan mengutuk ledakan itu dan mengatakan para pelaku akan ditemukan dan dihukum.

Tidak segera jelas siapa yang bertanggung jawab.

Puluhan warga sipil Afghanistan telah tewas dalam beberapa pekan terakhir dalam ledakan, beberapa di antaranya telah diklaim oleh Negara Islam.

Rumah Sakit Darurat mengatakan telah merawat lebih dari 100 pasien yang terluka dalam serangan di Kabul pada bulan April saja. Serangan terakhir terjadi pada hari Jumat terakhir di bulan Ramadhan di mana sebagian besar umat Islam berpuasa, dan sebelum hari raya keagamaan Idul Fitri minggu depan.

Taliban mengatakan mereka telah mengamankan negara itu sejak mengambil alih kekuasaan pada Agustus dan sebagian besar menghilangkan cabang lokal ISIS, tetapi para pejabat dan analis internasional mengatakan risiko kebangkitan militansi tetap ada.

Banyak serangan menargetkan minoritas Syiah, namun masjid Sunni juga diserang.

Bom meledak di atas dua van penumpang yang membawa Muslim Syiah di kota utara Mazar-e-Sharif pada hari Kamis, menewaskan sedikitnya sembilan orang. Jumat lalu, sebuah ledakan menghancurkan sebuah masjid Sunni selama salat Jumat di kota Kunduz, menewaskan 33 orang.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya