Berita

Duta Besar Rusia untuk AS, Anatoly Antonov/Net

Dunia

Rusia Kirim Nota Diplomatik ke AS, Minta Washington Tak Lagi Kirim Senjata ke Ukraina

SENIN, 25 APRIL 2022 | 15:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia secara resmi telah mengirim nota diplomatik kepada Amerika Serikat (AS), menuntut agar Washington berhenti mengirim senjata ke Ukraina.

Hal itu diungkap oleh Duta Besar Rusia untuk AS, Anatoly Antonov ketika melakukan wawancara dengan saluran TV Rusia pada Senin (25/4).

Dalam kesempatan itu, Antonov mengkritik rencana AS untuk mengirim paket senjata baru senilai 800 juta dolar AS ke Ukraina. Ia menyebut mengirim senjata ke Kyiv tidak berkontribusi pada solusi diplomatik.


"Ini adalah angka yang sangat besar," ujarnya, seperti dikutip Newsmax.

Dalam nota diplomatiknya, Antonov mengatakan, Rusia menekankan Moskow tidak bisa menerima langkah AS yang memasok Ukraina dengan persenjataan.

"Kami menuntut diakhirinya praktik ini," tegasnya, mengutip nota diplomatik itu.

Presiden Joe Biden mengumumkan bantuan militer AS pada 21 April. Ia berjanji untuk mengirim artileri berat, amunisi, serta drone taktis Phoenix Ghost baru yang dikembangkan oleh Angkatan Udara AS, ke Ukraina.

Biden juga berjanji untuk mengirim lusinan howitzer dan 144 ribu butir amunisi ke Kyiv.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya