Berita

Ketua Umum DPP PDI P, Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Siapapun yang Terus Suarakan Tunda Pemilu Berhadapan dengan Megawati dan PDIP

MINGGU, 24 APRIL 2022 | 19:46 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Insting politiknya sangat kuat, siapapun yang terus menyuarakan penundaan pemilihan umum (Pemilu) akan berhadapan dengan Megawati Soekarnoputri maupun PDI Perjuangan.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, Megawati selaku Ketua Umum (Ketum) PDIP dianggap memiliki insting politik yang sangat kuat, sehingga berani secara terbuka memberikan penolakan terhadap penundaan Pemilu.

"Apa yang disampaikan Megawati sudah tepat dan benar, bahwa penundaan Pemilu adalah merupakan permainan politik itu sesuatu hal yang tidak dapat dipungkiri," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (24/4).


Sehingga kata Saiful, apa yang disampaikan oleh Megawati soal penolakan tunda pemilu karena sebagai permainan politik sangat rasional, dan dapat dijadikan pedoman oleh Presiden Joko Widodo dalam mengambil langkah penolakan terhadap penundaan Pemilu.

Bahkan, Saiful menilai, Megawati sangat rasional dalam melakukan penolakan terhadap penundaan Pemilu dan perpanjangan jabatan presiden.

Saiful menjelaskan Megawati menanyakan riset tentang wacana penundaan Pemilu akan mudah dicerna oleh publik secara akal sehat.

"Apa yang disampaikan Megawati sudah sangat tepat, apabila masih terdapat pihak-pihak yang dengan sengaja masih menginginkan penundaan Pemilu, maka pasti akan berhadapan langsung dengan Megawati dan PDIP sebagai parpol pemenang pemilu," pungkas Saiful.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya