Berita

Bangunan tempat tinggal warga di Odesa, Ukraina hancur/AP

Dunia

Diduga Berisi Senjata AS dan Eropa, Terminal Odesa Babak Belur Kena Rudal Rusia

MINGGU, 24 APRIL 2022 | 06:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebuah terminal logistik di kota pelabuhan Odesa, Ukraina bagian selatan hancur oleh rudal berpresisi tinggi yang ditargetkan oleh Rusia pada Sabtu (23/4).

Lewat keterangan yang diunggah di media sosial, Kementerian Pertahanan Rusia menyebut terminal tersebut berisi sejumlah besar senjata yang dipasok oleh Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Eropa.

Kemhan juga mengatakan pasukan Rusia pada Sabtu menewaskan hingga 200 tentara Ukraina dan menghancurkan lebih dari 30 kendaraan, beberapa di antaranya berlapis baja.


Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut serangan di Odesa telah menewaskan sedikitnya delapan orang.

Menurut Angkatan Bersenjata Ukraina, dua rudal Rusia menghantam fasilitas militer dan dua bangunan tempat tinggal dan dua lainnya hancur.

“Satu-satunya tujuan serangan rudal Rusia di Odesa adalah teror,” tulis Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba di Twitter.

Selain menyerang Odesa, Reuters melaporkan, Rusia juga melanjutkan serangannya di Mariupol untuk melawan sisa pasukan Ukraina yang bersembunyi di pabrik baja Azovstal.

Serangan itu muncul ketika ada laporan Presiden Vladimir Putin telah menyatakan tidak akan menyerbut Azovstal. Alih-alih, Mariupol telah diisolasi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya