Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Karakteristik Tol Trans Sumatera Berbeda, MUI Imbau Pemudik Tertib, Sabar dan Kendalikan Kecepatan

MINGGU, 24 APRIL 2022 | 03:08 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau para pemudik yang menggunakan jalur Tol Trans Sumatera (JTTS) untuk tertib, sabar, dan berkendara dengan tidak melebihi batas maksimal kecepatan jalur tol.

Hal tersebut disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal MUI Azrul Tanjung kepada wartawan Sabtu (23/4) terkait rencana mudik jelang Idul Fitri 2022, khususnya bagi para pemudik yang menggunakan JTTS.

Azrul Tanjung menyatakan bahwa tentu warga sudah sangat menantikan momen ini, karena selama dua tahun berturut-turut aktivitas mudik Idul Fitri dibatasi Pemerintah akibat Covid-19. Namun unsur keselamatan harus jadi prioritas utama ketika mudik.


“Hal penting ketika lewat jalan tol adalah kendalikan kecepatan, sabar, jangan terburu-buru ingin sampai kampung halaman sehingga justru membahayakan nyawa,” ujarnya.

Selain berpotensi rawan macet, beberapa ruas tol tersebut juga rawan kecelakaan jika pengendara tidak menaati aturan batas kecepatan berkendara.

Hal ini disebabkan beberapa ruas tol Trans Sumatera memiliki karakteristik sedikit bergelombang, karena dibangun di atas lahan rawa. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono sudah melakukan peninjauan beberapa titik ruas tol Trans Sumatera yang dalam proses perbaikan di hari Minggu, 17 April 2022. Tepatnya di ruas tol Terbanggi Besar-Pematang dan Panggang-Kayu Agung di Provinsi Lampung yang dikelola oleh PT Hutama Karya (Persero).

Karena itu sejalan dengan upaya Pemerintah menyediakan fasilitas terbaik, Buya Azrul juga berpesan kepada para pemudik yang melalui jalur tol ini untuk tetap berkendara di bawah batas maksimum dengan tertib dan sabar dalam menggunakan jalur bebas hambatan.

Jika menghadapi kendala selama berkendara seperti mengantuk, kendaraan rusak atau situasi macet, para pemudik juga bisa memanfaatkan 25 rest area yang tersebar antara tol Bakauheni hingga Dumai.

Selain itu, meski mempersilahkan mudik, MUI juga menegaskan bahwa masyarakat yang mudik nantinya harus memenuhi persyaratan dan aturan yang ditetapkan pemerintah, terutama memastikan para pemudik dalam kondisi sehat ketika pulang ke kampung halaman.

“Kalau belum bisa booster ya mereka harus PCR,” demikian pesan Azrul Tanjung.

Menurut Buya Azrul, hal itu perlu dilakukan untuk memastikan para pemudik tidak jadi pembawa virus baru ke kampung halaman.

Ia pun menyitir kaidah ushul fikih yang dipegang teguh MUI, salah satunya berbunyi: “Laa dlarara wa laa dliraar, yang artinya keselamatan lebih utama dari ibadah sekalipun,” tambahnya.

Layaknya mudik sebagai langkah untuk mensyiarkan Idul Fitri dan momen berbagi, Azrul Tanjung mengimbau untuk tetap menegakkan protokol kesehatan.

“Terutama nanti ketika sholat Idul Fitri untuk tetap memakai masker,” ujarnya.

Buya Azrul mengaku juga berencana mudik ke kampung halaman dalam beberapa hari ke depan. Azrul berharap pandemi Covid-19 tetap bisa terkendali usai agenda mudik lebaran 2022.

JTTS sendiri merupakan jalur tol Trans Sumatera yang salah satunya dikelola PT Hutama Karya (Persero). Di musim mudik 2022, lalu lintas tol terutama ruas Bakauheni - Terbanggi diprediksi naik sebesar 26 persen. Sementara itu secara keseluruhan, prediksi lonjakan arus kendaraan di JTTS bisa menembus hingga lebih dari 3,8 juta kendaraan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya