Berita

Rapat panitia kerja (Panja) Komisi VI DPR RI/Net

Politik

Sesuai Petunjuk Prabowo, Andre Rosiade: Fraksi Gerindra Komitmen Bantu Selamatkan Garuda Indonesia

SABTU, 23 APRIL 2022 | 17:31 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Fraksi Partai Gerindra telah menyerahkan rekomendasi langkah-langkah penyelamatan PT Garuda Indoensia (Persero) Tbk saat rapat panja Komisi VI DPR RI dengan Menteri BUMN Erick Thohir. Rapat tersebut menghasilkan keputusan panja perihal skema penyelamatan Garuda Indonesia.

Kepala Kelompok Fraksi Gerindra di Komisi VI Andre Rosiade mengatakan, rekomendasi itu sesuai dengan arahan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, yang meminta kader-kadernya terus bekerja keras menyelamatkan Garuda Indonesia.

"Panja Garuda di Komisi VI sudah bekerja dan kami Fraksi Gerindra sesuai dengan arahan Pak Prabowo sudah melaksanakan komitmen kami untuk menyelamatkan Garuda," ujar Andre dalam keterangannya, Sabtu (23/4).


Andre mengatakan, dalam rekomendasi itu, Gerindra memberikan sejumlah catatan terkait penyelamatan Garuda. Salah satunya perihal inkonsistensi pelaksanaan bisnis plan oleh Garuda Indonesia.

"Kami memberikan catatan bahwa Garuda ini dulu pernah diselamatkan. Sudah bagus tapi kok berantakan lagi. Ini kenapa? Karena tidak konsisten melaksanakan bisnis plan," katanya.

"Untuk itu kami berpesan agar ke depan Garuda konsisten laksanakan bisnis plan yang sudah disepakati. Jangan sampai begitu Garuda sudah selamat kembali ada intervensi, seperti pembelian pesawat yang tidak dibutuhkan, intervensi rute, dan lain sebagainya," imbuh Andre.

Catatan selanjutnya, Andre mendorong agar langkah hukum yang tengah ditempuh Menteri BUMN Erick Thohir dalam upaya menyelamatkan Garuda Indonesia terus konsisten.

"Soal penegakan hukum, sejak awal kami mendorong Pak Erick dan alhamdulilah Pak Erick sudah ke Kejaksaan Agung untuk melaporkan dan sudah diproses. Saya berpesan tetap konsisten Pak," kata Andre.

Lebih lanjut, dia mengaku memahami bahwa Garuda ke depan butuh investor strategis. Terkait hal itu, dia meminta pemerintah harus tetap menjadi pemegang saham prioritas bila nantinya ada investor strategis menanamkan modalnya di Garuda.

"Silahkan investor strategis masuk tapi jangan sampai kepemilikan saham pemerintah kurang dari minimal 51 persen. Itu catatan kami. Kita menyelamatkan Garuda karena ini national flight carrier kita. Ini kebanggaan rakyat Indonesia," tegasnya.

Catatan terakhir, Andre berharap agar Garuda Indonesia bisa menang dalam sidang gugatan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

"Jadi ini harga diri pemerintah, harga diri kita, kita jangan sampai kalah PKPU. Ini harapan dan aspirasi rakyat Indonesia bahwa 17 Mei nanti Garuda harus menang voting PKPU," demikian Andre.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya