Berita

Direktur Bisnis Jaringan dan Layanan Keuangan PT Pos Indonesia Charles Sitorus./Dok

Nusantara

Sudah 95 Persen, Penyaluran BLT Minyak Goreng Tuntas Sebelum Lebaran

SABTU, 23 APRIL 2022 | 11:24 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Pemerintah menunjuk PT Pos Indonesia untuk menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng kepada 18,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Target pemerintah, penyaluran bantuan tersebut selesai sebelum Lebaran 2022.

Direktur Bisnis Jaringan dan Layanan Keuangan PT Pos Indonesia Charles Sitorus mengatakan, hingga Jumat (22/4), realisasi penyaluran BLT minyak goreng sudah mencapai angka 94-95 persen. Artinya, program bantuan itu telah tersalurkan kepada 18 juta KPM lebih.

"Capaian hingga kemarin malam 87 persen. Kalau ditambah hari ini sudah mencapai 94 hingga 95 persen. Capaian ini mendekati harapan Kementerian Sosial," kata Charles Sitorus dalam keterangan kepada redaksi.
 

 
Charles mengatakan kendala yang dihadapi pihaknya saat ini adalah dalam penyaluran BLT di wilayah Papua. Namun, ia optimis penyaluran dapat dituntaskan sebelum tanggal 29 April.

"Di Papua ada keunikan tersendiri. Biasanya penyaluran dilakukan kolektif melalui Dinas Sosial, Pemda. Untuk penyaluran yang sekarang, Kemensos minta penyaluran tidak menggunakan cara yang lama, melainkan melalui tokoh informal, tokoh agama,” ujar dia

Charles menambahkan, pihaknya, masih terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait, seperti Bupati, Kapolres dan aparat setempat agar penyaluran BLT minyak goreng tersebut, tepat sasaran.

“Kita optimistis sebelum tanggal 29 April, penyaluran BLT di Papua selesai," tandas Charles.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya