Berita

Guspardi Gaus/Net

Politik

Komisi II Pastikan Habis Reses Kebut Bahas Pemilu

JUMAT, 22 APRIL 2022 | 17:14 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Majelis Jaringan Aktivisi Pro Demokrasi (ProDem) Iwan Sumule meragukan pemerintah dan parlemen dalam menjalankan Pemilu 2024 tepat waktu, lantaran anggaran Pemilu 2024 sebesar Rp.86triliun tersebut belum disetujui oleh parlemen.

Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus menyampaikan bahwa DPR RI serius dan konsisten dalam melakukan percepatan finalisasi pembahasan tahapan dan anggaran Pemilu 2024 bersama pemerintah dan penyelenggara pemilu.

Legislator dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN)  ini mengatakan dalam rapat kerja bersama antara parlemen, pemerintah dan penyelenggara pemilu telah membahas tentang tahapan dan anggaran Pemilu 2024 serta beberapa isu krusial lainnya beberapa waktu lalu.


"Pada awalnya direncanakan kembali membahas tahapan dan anggaran Pemilu 2024  pada 21-23 April 2022. Namun dengan berbagai pertimbangan, ditunda di atas tanggal 10 Mei 2022 atau setelah Lebaran,” ucap Guspardi kepada wartawan, Jumat (22/4).

Politisi asal Sumatera Barat itu menambahkan DPR RI menargetkan pembahasan tahapan dan anggaran pemilu selesai pada masa reses. Dengan begitu, pembahasannya dapat diselesaikan secara tuntas sebelum sidang paripurna masa sidang IV DPR RI pada tanggal 17 Mei 2022.

Komisi II bersama Pemerintah dan penyelenggara pemilu berupaya dan tetap optimistis target penyelesaian pembahasan tahapan dan anggaran pemilu bisa tercapai.

"Karena drafnya sudah ada, tinggal disisir dan dicermati kembali setiap mata anggarannya.  Bagaimanapun, kondisi keuangan negara yang sedang 'tidak baik-baik saja' akibat pandemi Covid-19 harus menjadi pertimbangan dalam menyusun anggaran pemilu 2024 ini,” ucapnya.

"Komisi II menekankan pentingnya menerapkan prinsip tahapan dan anggaran pemilu secara efektif dan efesien serta tercapai kesepahaman untuk selanjutnya di tetapkan secara resmi,” demikian Guspardi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya